Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Argentina telah mengumumkan penemuan fosil kulit pada sisa-sisa sayap penguin berusia 43 juta tahun di Pulau Marambio di Antartika. Fosil itu sebenarnya ditemukan selama misi penelitian pada tahun 2014.
Fosil itu kemudian dipelajari di Museum La Plata oleh ahli paleontologi Argentina, Carolina Acosta Hospitaleche, dan diungkapkan secara ilmiah di Universitas Nasional La Matanza, Jumat (13/3).
Kulit fosil dari Palaeeudyptes gunnari, salah satu dari banyak jenis penguin yang punah dan hidup di Antartika selama periode Eosen, berlangsung sekitar 56 hingga 34 juta tahun yang lalu. Pada saat itu, Antartika ditutupi hutan dan dihuni beragam fauna.
baca juga: Cegah Tanah Longsor dengan Soil Bioengineering
"Fosilisasi kulit sayap ini unik, karena merupakan contoh pertama yang dilestarikan di dunia penguin dengan kulit," kata Acosta Hospitaleche.
"Kulit itu dilestarikan sebagai fosil pada kedua permukaan sayapnya, membungkus tulang-tulang yang tetap terartikulasi pada posisi semula," tambahnya. (AFP-OL-3)
Ilmuwan menemukan telur dinosaurus karnivora berusia 70 juta tahun di Río Negro, Argentina. Kondisinya yang utuh dan morfologi mirip telur burung.
Partai La Libertad Avanza pimpinan Presiden Argentina Javier Milei menang dalam pemilu paruh waktu dengan 40,84% suara.
Presiden Argentina Javier Milei menghadapi ujian besar dua tahun setelah menjabat.
Telur berukuran mirip embrio burung unta itu diduga berasal dari genus Bonapartenykus—sejenis theropoda kecil pemakan daging yang hidup pada periode Kapur Akhir.
PEMERINTAHAN Donald Trump mendesak para pejabat di Argentina untuk membatasi pengaruh Tiongkok atas negara Amerika Selatan yang sedang terpuruk tersebut.
Donald Trump mengungkapkan bantuan AS senilai US$20 miliar kepada Argentina bertujuan membantu Javier Milei menang dalam pemilu sela.
Tiga rahang, termasuk satu milik anak-anak, gigi, tulang belakang, dan tulang paha ditemukan di sebuah gua yang dikenal sebagai Grotte à Hominidés di Thomas Quarry di Casablanca, Maroko
Jurnal Nature, mengungkap temuan fosil manusia purba berusia sekitar 770 ribu tahun di Grotte à Hominidés, sebuah gua di wilayah barat daya Casablanca, Maroko.
Penemuan ini merupakan buah dari penantian panjang. Pada tahun 2009, para ilmuwan menemukan fosil kaki berusia 3,4 juta tahun dengan struktur jari yang dirancang untuk memanjat pohon.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Indonesia berhasil memulangkan lebih dari 28 ribu koleksi fosil yang sebelumnya dibawa keluar negeri pada masa awal penelitian arkeologi dilakukan.
Meski demikian, struktur pergelangan dan telapak tangannya masih mirip gorila, sehingga genggamannya kuat tetapi belum sepresisi manusia awal seperti Homo habilis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved