Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan mengkaji substansi Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan dari berbagai aspek termasuk soal rencana Kementerian Kesehatan mengambil alih peran Badan Pengawas Obat dan Makanan dalam perizinan obat.
Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (15/12) PBNU akan melakukan kajian itu seiring dengan agenda Bahtsul Masail PBNU pada Selasa (17/12).
Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail PBNU, Sarmidi Husna, mengatakan, isu soal BPOM itu merupakan salah satu bahasan para ulama NU selain defisit BPJS Kesehatan, pengamanan sediaan farmasi, alat kesehatan dan kebijakan lainnya yang berdampak bagi masyarakat Indonesia.
"Oleh karena itu, PBNU mengumpulkan sejumlah tokoh agama untuk meninjaunya dari sisi keislaman, tokoh dunia kesehatan dan solusi atas masalah yang terjadi. Yang tidak kalah penting kami akan mengawal rekomendasi tersebut," katanya.
Bahtsul Masail merupakan sebuah forum diskusi antarahli keilmuan Islam, terutama Fikih, di lingkungan pesantren yang berafiliasi dengan NU. Pada forum tersebut berbagai macam persoalan keagamaan yang belum ada hukumnya dibahas untuk ditentukan hukumnya.
Baca juga: Dukung UN Diganti, Pengamat: Mendikbud Perlu Bongkar Kebiasaan
Sarmidi mengatakan BPOM merupakan badan yang berwenang untuk melakukan sertifikasi produk. Dengan begitu, masyarakat tidak terpapar produk yang tidak boleh dikonsumsi.
Dalam hal itu, dia mengatakan PBNU merekomendasikan agar lembaga yang melindungi masyarakat untuk diperkuat.
Adapun persoalan Kemenkes mengambil alih wewenang izin edar yang saat ini ditangani BPOM terus mengemuka.
Menkes Terawan menengarai lamanya proses perizinan obat di BPOM menjadi sebab tingginya harga obat. Dampaknya biaya pengobatan masyarakat juga terpicu mahal.
Sementara Kepala BPOM Penny Lukito menyebut pihaknya sudah melakukan terobosan agar perizinan obat sederhana dan cepat.
Dan ia menilai tingginya harga obat tidak ada kaitan dengan durasi proses perizinan di BPOM.
Penny mengatakan, masalah utama mahalnya harga obat bukan perizinan tetapi bahan baku obat yang hampir 100% masih impor dan rantai distribusi obat yang sangat panjang. (OL-1)
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksin campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Pasien tuberkulosis disarankan segera berkonsultasi dengan dokter jika merasakan gejala ringan agar dapat diberikan penanganan yang tepat.
Sebagai obat pereda nyeri (analgesik), penggunaan tramadol wajib berada di bawah pengawasan tenaga medis.
Pengguna sering kali mengincar efek instan Tramadol berupa tubuh yang terasa lebih segar, peningkatan energi, hingga lonjakan suasana hati (mood) dan rasa percaya diri.
Bagi Anda yang ingin menghindari ketergantungan bahan kimia, berikut adalah panduan cara menurunkan asam urat secara alami.
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved