Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Paru RS Penyakit Infeksi Prof. Sulianti Saroso, dr. Titi Sundari, Sp.P(K), FISR, mengingatkan pasien tuberkulosis (TB) untuk tetap disiplin mengonsumsi obat meskipun muncul efek samping seperti mual atau muntah. Hal ini krusial untuk mencegah terjadinya resistensi obat, ketika kuman TB menjadi kebal terhadap pengobatan.
"Apabila ada keluhan atau ada muncul efek samping obat, tolong jangan langsung dihentikan ya, apalagi kemudian terus tidak mau minum obat lagi. Ingat bahwa tidak semua efek samping itu termasuk berat," ujar Titi, dikutip Sabtu (28/3).
Pasien disarankan segera berkonsultasi dengan dokter jika merasakan gejala ringan agar dapat diberikan penanganan yang tepat.
Beberapa efek samping ringan yang sering muncul meliputi:
Namun, Titi menekankan kewaspadaan ekstra jika muncul gejala yang lebih serius. Jika pasien mengalami ruam kulit, muntah terus-menerus, atau mata menguning, pasien harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk memastikan kondisi fungsi organ.
Untuk menyiasati keluhan mual yang sering mengganggu, Titi memberikan saran praktis terkait pola konsumsi obat. Pasien dapat memindahkan jadwal minum obat ke malam hari.
"Pola minumnya menjadi malam hari sebelum tidur, orang sudah mengantuk, sudah tidak terasa apa-apa. Nah demikian tidak akan mengeluh mual lagi," jelasnya. (Ant/Z-1)
Sebagai obat pereda nyeri (analgesik), penggunaan tramadol wajib berada di bawah pengawasan tenaga medis.
Pengguna sering kali mengincar efek instan Tramadol berupa tubuh yang terasa lebih segar, peningkatan energi, hingga lonjakan suasana hati (mood) dan rasa percaya diri.
Bagi Anda yang ingin menghindari ketergantungan bahan kimia, berikut adalah panduan cara menurunkan asam urat secara alami.
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menegaskan hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan obat herbal bisa mencegah atau mengobati penyakit Tuberkulosis (Tb).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved