Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
TEKNOLOGI baterai merupakan bagian dari energi terbarukan yang penting untuk dikuasai. Di masa mendatang, baterai tidak hanya untuk alat komunikasi, tetapi juga untuk kebutuhan peralatan rumah tangga, alat transportasi, peralatan medis, manufaktur di industri hingga peralatan militer.
Untuk mengembangkan energi terbarukan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sepakat melakukan kerja sama penelitian dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Plt Direktur Utama PT PLN Sripeni Intan Cahyani menjelaskan momentum positif untuk kerja sama tidak boleh ditunda terlalu lama.
"Kami targetkan perjanjian kerja sama teknis di bidang baterai bisa disepakati selambatnya akhir Desember ini supaya Indonesia bisa segera berlari untuk memenuhi kebutuhan baterai di era industri 4.0,” jelas Sripeni dalam pernyataan resmi, Minggu (1/12).
Baca juga: Indonesia Bisa Menjadi Produsen Baterai Kendaraan Listrik
Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI Agus Haryono menjelaskan Indonesia memiliki sumber daya alam mineral yang sangat melimpah sebagai sumber bahan baku untuk produksi baterai. Sehingga tugas selanjutnya mengembangkan produk baterai agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di era industri 4.0.
“LIPI memiliki teknologi untuk menghasilkan baterai yang murni menggunakan sumber daya alam lokal. PR selanjutnya adalah meningkatkan performa baterai, agar lebih bagus dan mampu memenuhi kebutuhan industri 4.0 di masa mendatang,” ujar Agus.
Agus mengungkapkan, LIPI yang ditunjuk sebagai ketua tim Prioritas Riset Nasional di bidang teknologi kendaraan listrik mendorong semua pihak untuk bersama-sama mengembangkan berbagai platform untuk teknologi kendaraan listrik yang sedang dikembangkan.
“LIPI sudah mencanangkan bahwa infrastruktur riset milik LIPI adalah terbuka untuk umum. Diharapkan seluruh pelaku riset dapat berkumpul di LIPI untuk menyelesaikan berbagai persoalan di bidang riset dan inovasi. Termasuk dalam hal riset baterai bersama dengan PT PLN,” tuturnya.(OL-5)
Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Ernest Gunawan menyampaikan alokasi program mandatori B40 pada 2026 ditetapkan sebesar 15,646 juta kiloliter.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjalin kerja sama strategis dengan PT Borneo Indobara (BIB) melalui penandatanganan perjanjian jual beli REC.
INDUSTRI panas bumi memiliki prospek baik dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam memperluas kapasitas pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).
Pemerintah terus memperkuat arah kebijakan energi nasional dengan mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Langkah ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Langkah pemerintah dalam memperluas pemanfaatan EBT sudah berada di jalur yang tepat.
JELANG arus mudik dan Lebaran, PT PLN Jawa Barat menyiagakan 4.993 personel guna menjaga keandalan pasokan listrik. Selain itu, kesiapan peralatan pendukung juga dikerahkan.
ULP Siantar Kota melayani sistem kelistrikan dan pelayanan pelanggan seputaran Kota Pematangsiantar dan sebagian wilayah Kabupaten Simalungun.
IESR-Kemenko Perekonomian Luncurkan Kajian Implementasi Program PLTS 100 GW
TIM Opsnal Polsek Palu Barat mengungkap kasus pencurian besi bracing tower milik PT PLN (Persero) ULTG Palu di sepanjang Span Silae, Kabupaten Donggala.
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatra Bagian Utara memperkuat tulang punggung sistem kelistrikan Pantai Barat Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Selatan.
PT PLN kembali menegaskan perannya dalam mendorong transisi energi nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved