Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGGINYA angka stunting di Indonesia, bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja dalam memberikan edukasi kepada orangtua. Orangtua juga wajib memberikan edukasi kepada anak-anak bagaimana pola hidup sehat dengan pemenuhan nutrisi seimbang. Sebab bila sejak dini, asupan gizi pada anak berkurang akan berpengaruh pada pertumbuhan anak. Termasuk saat anak-anak masuk sekolah.
Dokter spesialis gizi Nurul Ratna Mutu Manikam dalam diskusi pentingnya gizi seimbang pada anak-anak yang diselenggarakan oleh SGM Eksplor 3Plus di Jakarta, Jumat (6/7) mengatakan bahwa nutrisi seimbang merupakan dasar kesiapan fisik anak untuk menerima stimulasi dan pendidikan di sekolah.
"Untuk itu, dalam menjaga semangat pada Hari Pertama Sekolah, peran orang tua sangat penting untuk memastikan bahwa anak telah mendapatkan asupan nutrisi seimbang dalam pola makan sehari-hari," ujarnya.
Pada usia 3-6 tahun, kebiasaan makan yang baik pada anak mulai terbentuk dan akan terbawa hingga dewasa. Untuk itu anak perlu dibiasakan mengkonsumsi nutrisi seimbang yang terdiri dari berbagai zat makronutrien dan mikronutrien yang penting bagi metabolisme mereka sedini mungkin.
Nurul menjelaskan beberapa komponen nutrisi penting yang dibutuhkan anak usia dini antara lain karbohidrat, serat, protein, zat besi, hingga lemak termasuk Omega 3 (EPA+DHA) yang bermanfaat bagi perkembangan otak. Dengan kebutuhan gizi seimbang ini, anak akan kreatif dan bisa merespons stimulasi yang mereka terima.
Andyda Meliala, pemerhati pendidikan anak usia dini sekaligus an Founder Resourceful Parenting Indonesia sebagai narasumber lainnya dalam seminar tersebut mengatakan bahwa saat orangtua memperkenalkan anak-anak ke dunia baru, terutama pendidikan, maka anak-anak akan menemui dunia baru. Saat ini banyak orangtua yang membawa anaknya ke PAUD agar anak-anak bisa beradaptasi dengan dunia barunya.
"Sebagian besar metode pembelajaran anak usia 3-6 tahun menuntut mereka untuk terus aktif bergerak, mulai dari praktek berbagai pengetahuan secara langsung hingga bermain bersama teman-temannya. Namun dari pengalaman saya, tidak sedikit ditemukan anak-anak PAUD baik di kota maupun daerah terpencil, yang tidak fokus dan tampak lemas ketika berkegiatan karena tidak mendapatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan. Padahal untuk mendukung semangat si kecil, dibutuhkan persiapan mental dan fisik, termasuk pemenuhan nutrisi yang seimbang," terangnya.
baca juga: Kloter Pertama Embarkasi Surabaya dan Batam Tiba di Madinah Hari
Pada kesempatan itu Ditra Komala, Brand Manager SGM Eksplor 3Plus menambahkan bahwa dari data yang diperoleh bahwa 8 dari 10 anak Indonesia usia sekolah yakni 4-12 tahun kekurangan Omega 3 (EPA+DHA).
"Dalam jangka panjang hal ini dapat menghambat prestasi si kecil di sekolah. Maka dari itu kami melakukan rangkaian edukasi untuk mengingatkan orang tua tentang pentingnya pemenuhan nutrisi si Kecil di awal masa sekolahnya," ujar Ditra Komala. (*/OL-3)
Banyak yang salah kaprah! Dokter spesialis anak jelaskan perbedaan stunting dan stunted (pendek). Kenali penyebab gizi kronis vs faktor genetik di sini.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Laporan Halodoc Q1 2026 mencatat lonjakan gangguan kecemasan dan masalah pencernaan selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Jika ditemukan pasien dengan indikasi klinis yang mengarah pada gejala campak, petugas medis akan segera melakukan tindakan lanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved