Selasa 19 Maret 2019, 22:10 WIB

Perempuan Lebih Rentan Jadi Pelaku Terorisme dan Sebar Hoaks

Antara | Humaniora
Perempuan Lebih Rentan Jadi Pelaku Terorisme dan Sebar Hoaks

MI/Adam Dwi

 

KETUA Lembaga Kajian Agama dan Gender (LKAG) Siti Musdah Mulia menyatakan kaum perempuan rentan menjadi pelaku terorisme dan korban sekaligus penyebar hoaks terutama yang berbau agama.    

"Kaum perempuan itu kalau dicekoki dengan urusan agama tentunya paling cepat. Apalagi kalau sudah ada istilah sami'na wa atho'na (kami mendengar dan kami taat), itu perempuan jauh lebih loyal ketimbang laki-laki," ujar Musdah di Jakarta, Selasa (19/3).

Oleh karena itu, lanjut Musdah, tidak mengherankan bila kini kelompok radikal teroris lebih senang merekrut kaum perempuan, termasuk dengan modus pernikahan.  

Untuk itu, kata Musdah, penting untuk memberikan sosialisasi antiradikalisme dan juga pendidikan literasi kepada kaum perempuan sekaligus melibatkan mereka dalam gerakan membangun perdamaian dan menyampaikan pesan damai di dunia nyata dan maya.    

"Kalau kaum perempuan itu bisa direkrut untuk jadi aktor teroris maka seharusnya perempuan lebih bisa untuk direkrut menjadi aktor dalam membawa pesan damai," ujar Ketua Umum Yayasan Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) itu.


Baca juga: BPOM Godok Aturan Penjualan Obat secara Daring


Musdah mengajak kepada kaum perempuan untuk selalu siaga dan mau berbicara dalam segala hal serta tidak menganggap intoleransi dan pelanggaran hukum sekecil apa pun sebagai hal yang biasa dan sepele.    

Menurut Guru Besar Pemikiran Politik Islam UIN Syarif Hidayatullah ini, kaum perempuan harus bisa menjadi agen penebar perdamaian baik untuk diri sendiri maupun bagi lingkungan keluarga, masyarakat dan bangsa.

"Hal ini agar kaum perempuan terbentengi dari penyebaran hoaks maupun penyebaran paham radikalisme dan terorisme," ujar Musdah.

Dikatakannya, selama ini ICRP sudah banyak melakukan kegiatan yang melibatkan kaum perempuan karena salah satu tugas ICRP adalah menjadikan agama sebagai sumber perdamaian.

"Apalagi jika berbicara soal agama, semua penganut agama dari berbagai kepercayaan ikut dilibatkan oleh ICRP termasuk kaum perempuan," kata Musdah. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Donor Plasma Konvalesen Animo Tinggi, Sarana Minim

👤(Ata/H-2) 🕔Kamis 21 Januari 2021, 09:55 WIB
Sebanyak 31 dari 236 Unit Donor Darah (UDD) PMI di seluruh kota besar di indonesia disiagakan untuk kelancaran donor plasma...
Antara

Bangun Pabrik Bahan Bakar dari Sawit

👤Ant/H-3 🕔Kamis 21 Januari 2021, 09:25 WIB
Saran kebijakan dibuat para peneliti LIPI sebagai bahan pertimbangan pemerintah, yang didasarkan dari bukti-bukti...
AFP

Tata Kelola Pendidikan Pengaruhi Mutu Guru

👤(Bay/H-1) 🕔Kamis 21 Januari 2021, 09:15 WIB
Banyak faktor yang memengaruhi kualitas pendidikan saat ini, antara lain data yang tidak akurat terkait dengan jumlah guru yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya