Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Menolak Padam: Rekam Jejak Ketangguhan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal

Akmal Fauzi
07/3/2026 20:38
Menolak Padam: Rekam Jejak Ketangguhan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano(Instagram/ @vidialdiano)

INDUSTRI musik Indonesia kehilangan salah satu cahaya terangnya. Vidi Aldiano, penyanyi yang dikenal lewat vokal merdu dan semangat hidupnya yang luar biasa, mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (7/3) sorw, setelah berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya sejak akhir 2019.

Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh sang ayah, Harry Kiss, yang menyampaikan pesan penuh keikhlasan.

“Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO. Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33," tulis Harry Kiss.

Perjalanan Seorang Pejuang

Dunia mengenal Vidi sebagai sosok yang selalu ceria, namun di balik senyum itu terdapat ketangguhan yang tak terbayangkan. Diagnosis kanker ginjal stadium tiga pada Desember 2019 menjadi titik balik hidupnya. Sejak saat itu, panggung Vidi meluas; bukan hanya di atas podium musik, tetapi juga di ruang-ruang perawatan medis.

Setelah menjalani pengangkatan ginjal kiri di Singapura, Vidi harus menghadapi kenyataan pahit saat sel kanker mulai menyebar ke bagian tubuh lainnya. Namun, menyerah tidak ada dalam kamusnya. Sepuluh sesi radiasi hingga perjalanan detoksifikasi ke Thailand ia tempuh demi sebuah harapan.

Bagi Vidi, rasa sakit adalah kawan yang ia hadapi dengan kepala tegak. Di tengah efek samping kemoterapi rutin setiap tiga minggu sekali, ia tetap memilih untuk berkarya dan menjadi sumber inspirasi bagi sesama pejuang kanker. Ia tidak pernah ingin dikasihani; ia hanya ingin didoakan.

Memasuki tahun 2024, sempat ada secercah harapan saat kondisinya menunjukkan stabilitas. Meski pemeriksaan PET Scan di Penang pada akhir tahun tersebut menunjukkan hasil yang stagnan, suami dari aktris Sheila Dara Aisha ini tetap menjadi pilar kekuatan bagi orang-orang di sekitarnya.

Dalam salah satu pesan menyentuhnya, Vidi sempat mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam:

“Memang perjalanannya tidak mudah, tetapi aku rasa semua doa dari keluarga, sahabat, kalian itu yang membuat aku semakin semangat. Terima kasih teman-teman yang selalu mendukung saya, yang selalu mendoakan saya. Semoga Tuhan selalu bisa membalas semua kebaikan teman-teman semuanya juga,” kata Vidi.

Senyuman Hingga Akhir

Hari-hari terakhir sosok kelahiran 29 Maret 1990 ini memang dipenuhi tantangan fisik yang berat, terutama setelah menjalani protokol pengobatan baru yang memberikan dampak signifikan pada kesehariannya.

"Memang karena obat baru ini keseharian aku sekarang jadi jauh lebih 'menarik'. Aku lagi dalam proses untuk enduring pain everyday, enduring every side effect yang baru muncul beberapa bulan ini,” ungkapnya kala itu.

Namun, Vidi tetaplah Vidi. Hingga akhir hayatnya, ia memilih untuk merangkul rasa sakit itu dengan rasa syukur.  Selamat jalan, Vidi Aldiano.  

(P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya