Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Safira Zaza Hadirkan Warna Baru dalam Remake Lagu Salah Tapi Baik milik Cakra Khan

Basuki Eka Purnama
04/2/2026 06:23
Safira Zaza Hadirkan Warna Baru dalam Remake Lagu Salah Tapi Baik milik Cakra Khan
Safira Zaza(MI/HO)

PENYANYI muda berbakat, Safira Zaza, secara resmi merilis single terbarunya bertajuk Salah Tapi Baik pada 30 Januari 2026. 

Lagu yang berada di bawah naungan label MyMusic Records ini merupakan sebuah remake dari karya populer milik Cakra Khan, yang kini dihadirkan kembali dengan sudut pandang dan karakter vokal yang berbeda.

Proyek ini bermula dari inisiatif Ade Govinda selaku A&R MyMusic Records. 

Ade memiliki visi untuk menghadirkan kembali Salah Tapi Baik dalam versi wanita. 

Pilihan akhirnya jatuh kepada Safira Zaza, atau yang akrab disapa Zaza, karena karakter vokalnya dinilai sangat kuat dan berpengalaman dalam membawakan lagu-lagu bernuansa ballad.

Sentuhan Dramatis yang Lebih Relatable

Meski membawakan lagu yang sama, Zaza memberikan aransemen yang kontras dengan versi aslinya. 

Jika Cakra Khan menonjolkan karakter vokal pria dewasa yang matang, versi Zaza dibuat lebih lembut, galau, dan sedikit dramatis. Pendekatan ini bertujuan agar pesan lagu terasa lebih dalam dan relatable, terutama bagi pendengar wanita.

Zaza mengakui adanya tekanan tersendiri saat harus membawakan ulang lagu yang sudah sangat ikonik. Namun, dukungan penuh dari tim label membuatnya optimis untuk memberikan hasil terbaik.

"Kalau cewek yang nyanyiin, rasanya lebih masuk ke perasaan. Lebih galau, lebih emosional, jadi aku bikin lebih dramatis," ungkap Zaza mengenai proses kreatifnya.

Makna Kedewasaan dalam Perpisahan

Bagi Zaza, Salah Tapi Baik bukan sekadar lagu tentang patah hati biasa. Ia memandang lagu ini sebagai representasi kedewasaan dan kebesaran hati dalam menerima situasi cinta yang tidak ideal. Salah satu bagian lirik yang paling ia dalami adalah:

Kalau senyum itu ada, kalau sentuh itu ada, mengapa kisah ini tidak nyata?

Kalau sayang itu ada, mengapa ini tak sempurna? Ada bahagia tapi tak bersama.

Zaza menilai lirik tersebut memiliki makna yang sangat mendalam tentang kenyataan pahit di mana perasaan sayang tidak selalu berakhir dengan kebersamaan. Melalui lagu ini, ia berharap para pendengar yang sedang mengalami kisah serupa dapat menemukan ruang untuk mencurahkan perasaan mereka.

"Aku berharap lewat lagu ini, terutama yang relate dengan ceritanya, orang-orang bisa mencurahkan rasa sedih dan kecewanya, tapi dengan cara yang positif," pungkasnya.

Mengenal Sosok Safira Zaza

Lahir di Palembang pada 23 Maret 2000, Safira Zaza mengawali karier profesionalnya di industri musik nasional lewat single perdana Bodohnya Aku pada Oktober 2024. 

Sebelum dikenal luas, ia telah membangun jam terbang tinggi sebagai penyanyi pernikahan (wedding singer) dan pengisi acara di berbagai kafe. Selain aktif di dunia tarik suara, Zaza juga dikenal sebagai kreator konten dan fotomodel.

Kini, versi terbaru Salah Tapi Baik sudah dapat dinikmati melalui seluruh platform musik digital serta kanal YouTube resmi MyMusic Records. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya