Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
BEDAH estetika atau operasi plastik tak lagi identik dengan perubahan wajah ekstrem. Di era modern, prosedur ini justru bergeser menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus strategi profesional, terutama bagi mereka yang hidup di industri kreatif dan hiburan.
Dilansir dari Antara, bagi para aktris dan pekerja seni, penampilan bukan sekadar urusan estetika, melainkan aset yang menunjang kepercayaan diri dan keberlangsungan karier. Tak heran, wisata medis estetika pun menjadi pilihan, dengan Korea Selatan sebagai destinasi favorit.
Negeri ginseng dikenal memiliki teknologi bedah plastik mutakhir dan pendekatan natural beauty yang kini semakin diminati, termasuk oleh para selebritas Indonesia.
Salah satunya adalah Asri Welas. Aktris multitalenta ini menjalani rangkaian prosedur estetika mulai dari face lift, liposuction, hingga tummy tuck di Nana Hospital, rumah sakit bedah plastik ternama di kawasan Gangnam, Seoul.
Keputusan tersebut bukan diambil tanpa pertimbangan. Tuntutan profesi sebagai aktris film mendorong Asri memulai perjalanan anti aging secara serius. Ia bahkan ditangani langsung oleh dokter kepala Nana Hospital, Kim Hyeong Jun.
“Jujur, ini salah satu keputusan terbaikku dalam merawat diri,” ungkap Asri saat Talkshow Timeless Elegance Nana Hospital yang digelar Newvelle di Surabaya.
Asri menjalani full face lifting untuk mengencangkan otot dan kulit wajah yang mulai kehilangan elastisitas. Hasilnya pun diakui membuat wajahnya tampak lebih segar dan berseri, tanpa menghilangkan karakter aslinya.
“Natural, fresh, dan yang paling penting bikin aku makin percaya diri,” tuturnya.
Bagi Asri, operasi plastik bukan soal menjadi orang lain, melainkan mengembalikan diri ke versi terbaiknya.
Transformasi serupa juga dirasakan Chintami Atmanegara. Aktris dan penyanyi senior yang tetap memesona di usia 60-an ini menjalani facelift dengan pendekatan sangat konservatif. Kulit wajahnya tampak lebih kencang dan bercahaya, namun tetap mempertahankan ciri khas wajahnya.
“Saya memang minta tindakan sewajar mungkin. Jadi kalau nggak ditanya, orang nggak akan tahu,” ujar Chintami.
Sementara itu, Masayu Anastasia memilih Nana Hospital karena pendekatan medisnya yang berbasis kebutuhan pasien, bukan sekadar keinginan semata.
“Aku maunya rumah sakit, bukan klinik. Nana Hospital ngasih saran apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita mau,” kata Masayu, yang melakukan face lifting untuk mengisi bagian wajah yang tampak kosong agar terlihat lebih segar.
Ketiganya sepakat, bedah estetika bukan tentang merombak wajah secara drastis, melainkan mengembalikan kualitas kesehatan kulit dan proporsi wajah agar tetap selaras dengan usia.
Pendekatan ini sejalan dengan filosofi Nana Hospital yang mengedepankan natural beauty. Hal tersebut disampaikan langsung oleh satu dokter bedah estetika Nana Hospital, Hwang Dong Yeon.
Menurutnya, setiap pasien memiliki kebutuhan berbeda, mulai dari perbaikan wajah hingga pembentukan ulang tubuh. Bahkan, tindakan wajah dan tubuh bisa dilakukan secara bersamaan apabila dibutuhkan secara medis.
“Semua disesuaikan dengan kondisi dan harapan pasien,” jelasnya.
Pendamping pasien Nana Hospital, Tasya, menambahkan bahwa tren pasien Indonesia cenderung berbeda dengan pasien Korea.
“Pasien Indonesia kebanyakan ingin terlihat lebih cantik tapi tetap natural. Tidak ingin terlalu berubah,” ujarnya.
Mayoritas pasien Indonesia berada di rentang usia 40-60 tahun, dengan pilihan tindakan seperti face lifting, neck lifting, pengencangan mata, serta peninggian hidung. Sementara generasi muda lebih banyak memilih kontur wajah, rhinoplasty, hingga pembentukan rahang.
“Beda generasi, beda kebutuhan,” tutur Tasya.
Pada akhirnya, merawat penampilan di usia matang bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal kebahagiaan dan kesehatan mental. Rasa percaya diri yang tumbuh dari penerimaan diri inilah yang menjadi energi utama untuk tetap berkarya dan menjalani hidup dengan lebih elegan, apa pun usia dan profesinya. (Z-10)
Penyanyi yang kerap disebut Bunda Maia tersebut mengatakan keluhan fisik sudah ia rasakan sejak memasuki usia 40 tahun.
Golongan darah selama ini dikenal hanya menentukan kecocokan transfusi. Namun riset terbaru mengungkap fakta ternyata berkaitan langsung dengan risiko penyakit kronis.
Cuaca 2026 semakin tak menentu. Simak panduan medis menjaga imunitas tubuh, mencegah penyakit pancaroba, dan tips menghadapi gelombang panas (heatwave).
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Sebagai tuan rumah, Indonesia tampil apik sejak menit awal, yang langsung membuahkan gol yang dicetak Mochammad Iqbal.
Presiden AS Donald Trump resmi mengumumkan kenaikan tarif impor untuk barang-barang Korea Selatan, termasuk otomotif dan farmasi, setelah kesepakatan dagang dinilai gagal.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved