Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DRW Skincare resmi memasuki usia satu dekade, menandai perjalanan panjang penuh proses, pembelajaran, dan dedikasi dalam menghadirkan produk dan layanan kecantikan yang aman bagi masyarakat Indonesia. Memasuki tahun ke-10, perusahaan mendeklarasikan fase baru sebagai “tahun pendewasaan”, yang ditandai dengan hadirnya DRW Prime, klinik estetika premium yang baru dibuka di kawasan Gejayan, Yogyakarta.
Kehadiran DRW Prime bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan representasi nilai kolaborasi dan kebermanfaatan yang selama ini menjadi fondasi DRW Skincare. Klinik ini menjadi simbol transformasi setelah 10 tahun perusahaan berfokus pada perawatan kulit dan kesehatan pasien.
DRW Prime hadir sebagai one-stop premium aesthetic clinic dengan layanan estetika lengkap dari ujung kepala hingga kaki. Klinik ini menawarkan teknologi modern untuk perawatan anti-aging, tightening, brightening, acne advanced treatment, hingga berbagai prosedur peremajaan kulit. Seluruh layanan dikembangkan dengan pendekatan natural, aman, dan nyaman, selaras dengan filosofi “The Art of Timeless Beauty”.
“Di usia 10 tahun ini, DRW memasuki fase pendewasaan. Lahirnya DRW PRIME adalah simbol bagaimana kami semakin matang, semakin bertanggung jawab, dan semakin siap memberikan layanan kecantikan yang paripurna bagi masyarakat Indonesia, khususnya Jogja,” ujar Founder DRW Skincare Wahyu Triasmara, melalui keterangannya, Sabtu (22/11).
Pada momentum satu dekade ini, DRW Skincare memperkuat komitmennya melalui peningkatan kompetensi internal lewat coaching, pelatihan, dan sertifikasi. Penguatan kualitas produk juga dilakukan dari hulu hingga hilir, mulai dari audit bahan baku, pengawasan maklon, hingga pengembangan tim R&D yang bahkan dikirim untuk belajar langsung ke Bangkok, Thailand.
Selain memperkuat internal, DRW membuka peluang kolaborasi bisnis secara lebih luas melalui kemitraan rumah cantik, reseller, dan skema referral fee bagi masyarakat yang ingin berkembang bersama DRW. Kontribusi sosial juga terus diperluas, termasuk dukungan untuk panti asuhan, para penghafal Al-Qur’an, pembangunan masjid, hingga penyediaan lapangan kerja melalui pabrik dan ekspansi usaha.
“Kebermanfaatan adalah tujuan utama kami. Apa pun yang kami bangun, produk, layanan, bahkan model bisnis harus memberi manfaat bagi banyak orang,” kata Wahyu.
Memasuki 2025, DRW bersiap memperluas fasilitas operasional sebagai tahap awal pembangunan pabrik baru pada 2026 yang akan menyerap banyak tenaga kerja dari wilayah Bantul. Perusahaan juga menargetkan pembukaan hotel bernuansa alam pegunungan pada 2027 sebagai bagian dari diversifikasi usaha di bawah payung DRW Corporation.
Unit bisnis lain pun terus dikembangkan, mulai dari hospitality, layanan travel umroh, restoran masakan Sunda bertema suasana perkampungan di tengah Yogyakarta, hingga lembaga sertifikasi profesi (LSPK) untuk mencetak terapis bersertifikat.
Wahyu mengatakan usia satu dekade menjadi pengingat bahwa pertumbuhan sejati tidak hanya diukur dari inovasi dan ekspansi, tetapi juga dari kemampuan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan kehadiran DRW Prime, DRW Skincare memasuki fase baru dengan fokus pada kolaborasi, keberlanjutan, dan kebermanfaatan.
“Kami lahir dari masyarakat, dan di usia ke-10 ini, kami ingin kembali sebesar-besarnya kepada masyarakat. DRW PRIME adalah simbol komitmen itu perjalanan yang lebih matang, lebih bermanfaat, dan lebih berdampak,” tutup Wahyu. (H-2)
Setiap pasien dipatok biaya berkisar antara Rp5 juta hingga Rp8 juta yang dibayarkan melalui transfer bank.
Kepolisian menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dengan peran yang berbeda-beda.
Diagnos menyampaikan performa keuangan pada kuartal III 2025 terdapat koreksi pendapatan sebesar 2% secara year-on-year (YoY) apabila dibandingkan dengan kuartal III 2024.
EMPAT Inhouse Clinic resmi diresmikan di beberapa kompleks sekolah di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi pada 9 September 2025 lalu.
Saat ini Indonesia memiliki 655 sekolah keperawatan yang tersebar di 33 provinsi, dari jenjang D-3 sampai S-3.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved