Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP musik The Chasmala kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru bertajuk Cinta Tapi Terluka. Dirilis secara resmi pada 21 Januari 2026, single ini mengangkat realitas pahit mengenai toxic relationship atau hubungan tidak sehat yang kerap dialami banyak pasangan di era modern.
Cinta Tapi Terluka menggambarkan konflik batin dua insan yang masih saling mencintai, namun terjebak dalam lingkaran luka dan kekecewaan.
Melalui lagu ini, The Chasmala ingin menyoroti momen ketika cinta tak lagi sejalan dengan kebahagiaan, sehingga perpisahan menjadi pilihan yang tak terelakkan.
Lagu ini lahir dari tangan dingin sang keyboardist, Irfan Chasmala. Terinspirasi dari kisah nyata sahabatnya, Irfan hanya membutuhkan waktu tiga hari untuk merampungkan nada dan lirik dasar.
Proses tersebut kemudian disempurnakan bersama Pieter Anroputra (vokalis) dan Denny Chasmala (gitaris).
Kekuatan emosi dalam lagu ini semakin matang berkat keterlibatan Ade Govinda sebagai produser musik. Ade memberikan sentuhan unik dengan membawa nuansa ritme era 60-an dan 70-an.
"Feelnya terdengar vintage, seperti musik era 60-an atau 70-an. Pieter bisa cepat beradaptasi dengan mood tersebut sehingga feel lagunya benar-benar dapet," ungkap Ade Govinda.
Selain keterlibatan Ade, The Chasmala juga bereksperimen dengan formasi internal. Pieter Anroputra tidak hanya mengisi lini vokal, tetapi juga tampil sebagai drummer. Formasi ini didukung oleh Rishanda Singgih pada bass, Dika Chasmala pada bagian string, serta Meltho Pasto sebagai pengarah vokal.
Bagi para personel, lagu ini bukan sekadar karya seni, melainkan sebuah media pembelajaran bagi pendengarnya. Irfan Chasmala menekankan bahwa pengalaman terluka seharusnya menjadi titik balik bagi seseorang untuk tumbuh lebih dewasa.
"Semoga ini menjadi pelajaran bahwa dengan luka itu orang bisa menjadi lebih kuat lagi," ujar Irfan.
Ia juga menambahkan pesan mendalam bagi mereka yang sedang berjuang dalam hubungan yang manipulatif atau penuh kekerasan.
"Lagu ini ditujukan bagi yang pernah terluka oleh kekerasan, kekecewaan, manipulasi dan lain-lain dalam perjalan hidup. Mudah-mudahan lirik lagu ini bisa menjadi inspirasi baru... Jangan pernah takut terluka, karena luka bisa membuat kita bangkit, lebih kuat dan lebih siap menghadapi ujian hidup," ungkap Irfan.
Denny Chasmala, sang gitaris, berharap karya ini dapat diterima luas dan dinikmati secara langsung di atas panggung.
"Semoga yang mendengarkan suka, streams-nya bagus, dan kami juga ingin bisa membawakan lagu ini secara langsung di atas panggung," tuturnya, yang diamini oleh Pieter dengan harapan agar single ini menjadi berkah bagi perjalanan band.
Cinta Tapi Terluka saat ini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital. Video musik resminya juga telah dirilis melalui kanal YouTube MyMusic Records, siap menjadi teman bagi mereka yang tengah belajar melepaskan demi kejujuran hati. (Z-1)
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Salah satu mimpi besar Jerome Kurnia adalah membawa Ricecooker tampil di Summer Sonic, salah satu festival musik urban terbesar di Jepang.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Melalui Closer, Verena menggambarkan perasaan kangen yang kerap muncul di tengah perjalanan, di mana bayang-bayang pasangan di tempat yang berbeda.
Jika Cakra Khan menonjolkan karakter vokal pria dewasa yang matang, Salah Tapi Baik versi Safira Zaza dibuat lebih lembut, galau, dan sedikit dramatis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved