Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMATIAN Gojo Satoru di chapter 236 manga Jujutsu Kaisen menyisakan duka mendalam bagi penggemar anime di seluruh dunia. Gojo, yang dikenal dengan teknik Infinity (Mukagen) yang membuatnya mustahil disentuh, akhirnya harus mengakui keunggulan Raja Kutukan, Ryomen Sukuna. Namun, bagaimana mungkin seseorang yang memiliki pertahanan mutlak bisa dikalahkan?
Gojo Satoru bukan sekadar penyihir biasa. Ia adalah pemegang dua bakat langka yang hanya muncul ratusan tahun sekali: Six Eyes (Rikugan) dan Limitless (Mukagen). Kombinasi ini memungkinkannya memanipulasi ruang pada tingkat atom dan memiliki energi kutukan yang hampir tidak terbatas karena efisiensi yang sempurna.
Selama bertahun-tahun, Gojo dianggap sebagai "puncak" kekuatan dalam dunia jujutsu, yang membuat kematiannya menjadi peristiwa yang mengubah peta kekuatan secara drastis.
Penyebab utama kematian Gojo Satoru adalah teknik World Cutting Slash (Tebasan Pembelah Dunia) milik Sukuna. Teknik ini bukan sekadar tebasan biasa yang mengincar tubuh fisik Gojo, melainkan serangan yang mengincar "ruang" atau "seluruh dunia" di mana Gojo berada.
Sukuna menyadari bahwa ia tidak bisa menembus Infinity Gojo dengan cara konvensional. Oleh karena itu, ia menggunakan teknik sepuluh bayangan (Ten Shadows) milik Megumi Fushiguro untuk memanggil Eight-Handled Sword Divergent Sila Divine General Mahoraga.
Mahoraga memiliki kemampuan unik untuk beradaptasi dengan fenomena apa pun. Sukuna sengaja membiarkan Mahoraga beradaptasi dengan Infinity Gojo. Setelah Mahoraga menemukan cara untuk menetralisir pertahanan Gojo, Sukuna tidak langsung meniru cara tersebut, melainkan menunggu Mahoraga menunjukkan metode adaptasi kedua yang bisa ia terapkan pada teknik aslinya (Cleave dan Dismantle).
Pada momen krusial, Mahoraga menunjukkan kemampuan untuk memperluas target teknik kutukannya. Alih-alih menebas Gojo, Mahoraga menebas "ruang" itu sendiri. Sukuna, yang merupakan jenius dalam teknik kutukan, langsung mempelajari metode ini.
Gojo Satoru tewas karena ia tidak menduga bahwa Sukuna bisa memperluas skala serangannya. Bagi Infinity, serangan yang mengincar objek akan selalu terhalang oleh jarak tak terbatas. Namun, jika yang diserang adalah "ruang" di mana jarak itu berada, maka pertahanan Gojo menjadi tidak relevan. Tubuh Gojo terbelah menjadi dua di bagian pinggang dalam satu serangan instan.
Sebelum dikonfirmasi tewas, pembaca diperlihatkan adegan di sebuah bandara imajiner. Di sana, Gojo bertemu dengan teman-temannya yang sudah gugur seperti Suguru Geto, Nanami Kento, dan Haibara Yu. Dalam percakapan tersebut, Gojo mengakui bahwa Sukuna sangat kuat dan ia merasa puas bisa bertarung dengan lawan yang mampu memberikan segalanya, meski ia merasa kasihan karena Sukuna tidak bisa merasakan cinta karena kekuatannya yang luar biasa.
Penyebab Gojo Satoru tewas adalah kombinasi dari kecerdasan taktis Ryomen Sukuna dan kemampuan adaptasi Mahoraga yang berhasil menciptakan celah pada teknik Limitless. Kematian ini membuktikan bahwa dalam dunia Jujutsu Kaisen, strategi dan pemahaman mendalam tentang teknik kutukan sering kali lebih menentukan daripada sekadar besarnya energi kutukan. (Z-4)
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Unlimited Void memaksa targetnya masuk ke dalam ruang hampa di mana otak mereka dibanjiri oleh informasi tak terbatas secara terus-menerus, menyebabkan kelumpuhan total
Arc ini bukan sekadar turnamen pertarungan biasa. Ini adalah ritual evolusi paksa yang melibatkan seluruh Jepang, di mana penyihir masa lalu dan masa kini saling membunuh
Dalam kekacauan ini, Yuji Itadori dan Megumi Fushiguro harus berhadapan dengan sekutu dan musuh baru yang memiliki kekuatan luar biasa.
Unlimited Void memaksa targetnya masuk ke dalam ruang hampa di mana otak mereka dibanjiri oleh informasi tak terbatas secara terus-menerus, menyebabkan kelumpuhan total
Miwa sering kali dianggap sebagai penyihir yang tidak memiliki bakat alami yang menonjol. Meskipun ia menguasai New Shadow Style: Simple Domain
Domain Expansion dianggap sebagai puncak dari ilmu sihir jujutsu. Hanya penyihir kelas spesial atau mereka yang memiliki bakat luar biasa yang bisa mencapai tahap ini.
Yuta secara tidak sengaja mengutuk teman masa kecilnya, Rika Orimoto, setelah kecelakaan fatal yang menimpa gadis tersebut. Akibatnya, Rika berubah menjadi Roh Kutukan Tingkat Spesial
Sukuna yang sedang menguasai tubuh Yuji Itadori bertarung melawan Megumi. Alih-alih membunuhnya dengan cepat, Sukuna justru terhenti ketika melihat Megumi bersiap mengeluarkan
Arc ini bukan sekadar turnamen pertarungan biasa. Ini adalah ritual evolusi paksa yang melibatkan seluruh Jepang, di mana penyihir masa lalu dan masa kini saling membunuh
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved