Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah tantangan rutinitas dan ketidakpastian, pencarian passion kembali menjadi kompas hidup, terutama bagi generasi muda yang kerap dibayangi keraguan. Dalam acara Generasi Campus Roadshow Bandung 2025, aktor kenamaan Nicholas Saputra berbagi pandangan uniknya mengenai awal mula ia menemukan dan menjalani kecintaannya pada dunia film.
Berbicara di hadapan lebih dari 3 ribu mahasiswa yang memadati Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), ITB Bandung, Nicholas Saputra mengaku bahwa ketertarikannya justru lahir saat menjalani proses.
“Saya itu mudah terkagum-kagum sama orang yang berkarya. Sejak SMA saya sudah mendapat kesempatan menjadi aktor, disutradarai oleh Mira Lesmana dan Riri Lesmana. Di momen itu saya terpana, kok bisa ya orang berpikir membuat sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada, dari sebuah ide menjadi gambar yang punya suara sampai akhirnya bisa kita tonton,” ujar Nicholas.
Bukan hanya hasil akhirnya, aktor ini mengungkapkan bahwa kekagumannya tertuju pada aspek fundamental di balik sebuah karya.
“Dari berbagai orang dengan cara berkarya yang berbeda-beda, saya selalu kagum dengan cara berfikir, selalu kagum dengan rasa tanggung jawab dan sisi-sisi kemanusiaan,” tambahnya.
Saat moderator Timothy Marbun menyimpulkan bahwa hal tersebut berarti spark atau percikan semangatnya ditemukan saat menjalani proses, Nicholas Saputra membenarkan dengan menekankan kompleksitas pikiran manusia.
“Saya selalu tertarik dengan cara berpikir orang, karena menurut saya pikiran itu kompleks, bukan hasilnya, bisa jadi saya tidak sepakat namun cara berpikir dan merunut pikiran itu yang saya kagumi.”
Nicholas Saputra juga mengingatkan audiens bahwa perjalanan *passion* setiap individu adalah unik. Ia menegaskan agar anak muda tidak menyamakan jalur mereka dengan orang lain.
“Tiap orang pasti memiliki jalur masing-masing, dan jangan jadikan jalur orang lain langsung bisa diimplementasikan di hidup kita. Jangan kecewa kalau jalur kita tidak sesuai orang lain, karena setiap orang punya latar belakang berbeda, justru itu yang memperkaya,” tegasnya.
Ia mencontohkan pengalamannya sendiri, saat ia tetap melanjutkan kuliah di tengah kesibukan berakting.
“Waktu saya masuk ke dunia film saya juga kuliah, saat liburan baru main film. Saya suka banget main film tapi saya juga tetap kuliah. Kita harus juga punya sesuatu yang menjadi anchor, pegangan kita juga. Pada saat itu saat kuliah ternyata saya juga belajar untuk menyelesaikan sesuatu yang saya mulai. Itu adalah hal yang menjadi pelajaran penting dalam menjalani passion saya,” jelasnya, memberi dorongan agar generasi muda tidak mudah patah dalam menjalani pilihan hidup.
Sesi Nicholas Saputra ini adalah bagian dari rangkaian Generasi Campus Roadshow 2025 yang mengusung tema Passion in Action. Acara yang telah mengunjungi Surabaya, Surakarta, Bogor, Medan dan Makassar ini, hadir sebagai ruang inspiratif bagi mahasiswa untuk menjadikan passion sebagai api penggerak.
Mengakhiri sesinya, Nicholas Saputra menekankan bahwa passion adalah perjalanan tanpa akhir.
“Bagi saya, passion sebagai proses belajar yang tak pernah selesai. Segala ilmu pengetahuan yang kita tekuni tidak punya batas. Semakin kita mengulik, semakin banyak hal baru yang kita temukan. Ketekunan itulah yang perlahan membangkitkan spark. Sama seperti *passion*, belajar adalah perjalanan seumur hidup,” pungkasnya. (Z-1)
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Di film Surat Untuk Masa Mudaku, Millo Taslim beradu peran dengan aktor Fendy Chow yang memainkan karakter Kefas versi dewasa.
Cha Eun Woo terseret dugaan penggelapan pajak Rp200 miliar. Sejumlah brand mulai menarik iklan dan menghapus konten promosi sang aktor.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Mark Ruffalo menekankan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk meninggalkan peran Hulk, yang telah ia mainkan sejak 2012.
Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Ayu Laksmi mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih kreatif dalam menjalin komunikasi dengan kerabat saat Lebaran.
Cerita berfokus pada Sarah (Revalina S Temat), yang awalnya menjalani hidup harmonis bersama suaminya, Satrio (Gunawan Sudrajat), dan putri remaja mereka, Laila (Annisa Kaila).
Isu yang diangkat film Tunggu Aku Sukses Nanti merupakan refleksi dari apa yang sering dirasakan orang banyak ketika momen mudik atau silaturahmi berlangsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved