Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI cilik Ariana Ivy baru saja merilis single yang berjudul Kuda Ajaib. Lagu ini menandai tonggak penting dalam perjalanan bermusik Ariana karena merupakan karya pertamanya yang diciptakan sepenuhnya oleh dirinya sendiri, baik melodi maupun liriknya, saat ia baru berusia enam tahun.
Kuda Ajaib menjadi single keempat Ariana, melengkapi deretan lagu yang telah ia rilis sebelumnya seperti Oh bulan oh bintang, Berangkat Sekolah, dan Kucingku.
Dengan rilisnya lagu ini, Ariana menunjukkan perkembangan konsisten dalam kariernya, berani membawa suasana baru ke dalam petualangan musiknya dengan mulai menulis lagu.
Lirik dan melodi Kuda Ajaib lahir murni dari imajinasi Ariana, menampilkan gambaran dunia ajaib yang kaya akan warna. Liriknya dipenuhi elemen fantasi yang akrab di dunia anak-anak, mulai dari pelangi, bintang, awan, hingga kuda ajaib itu sendiri.
Di balik unsur fantasi yang ceria, lagu ini membawa pesan yang sangat kuat dan inspiratif: "Kita Bisa Apa Saja." Pesan ini menjadi tagline utama dan harapan yang ingin disampaikan Ariana kepada seluruh pendengar.
Proses produksi Kuda Ajaib melibatkan musisi Marvel Marlon yang bertindak sebagai produser, sekaligus Vocal Director dan Vocal Coach bagi Ariana.
Mengomentari karya anak didiknya, Marvel Marlon, yang akrab disapa Ka Marlon, mengungkapkan harapannya agar pesan indah dalam lagu ini dapat tersebar luas.
"Lewat pesan dan makna yang begitu indah ini, semoga Kuda Ajaib bisa banyak didengar oleh seluruh anak-anak di usia mereka," ungkap Marvel Marlon.
Ariana berharap karyanya ini dapat menjadi inspirasi positif bagi anak-anak Indonesia seusianya. Ia ingin mendorong mereka untuk terus berkarya, mengasah bakat, dan tidak pernah takut untuk bermimpi serta berani mengekspresikan dunia ajaib mereka sendiri.
Bagi Ariana, langkah berani dalam menulis lagu sendiri merupakan suatu kebanggaan tersendiri dan bagian dari proses belajar untuk terus bertumbuh. "Kuda Ajaib" diharapkan menjadi jawaban dan pelengkap bagi anak-anak yang ingin mulai menulis lagu mereka sendiri.
Harapan yang lebih besar dari Ariana adalah agar ke depannya semakin banyak karya positif dari anak-anak Indonesia yang diperdengarkan, yang secara khusus ditujukan untuk anak-anak seusianya.
"Dan jangan lupa untuk terus belajar dan semangat dalam mencapai impian seperti lirik yang ada dalam lagu Kuda Ajaib miliknya 'Kita Bisa Apa Saja'," tutup Ariana, menegaskan kembali semangat utama dari lagu ciptaannya itu. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved