Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR yang memerankan tokoh antagonis utama di film laga garapan Iko Uwais, Timur, Arnold Kobogau ternyata memiliki peran yang bertolak belakang dengan karakternya saat berada di balik layar.
Menurut kesaksian Jimmy Kobogau dan Aufa Assegaf, aktor yang memerankan karakter panglima musuh bernama Tobias itu justru menjadi sosok kunci yang mampu mencairkan suasana dan menjaga semangat tim selama proses syuting yang penuh tantangan.
"Di film, karakter Arnold sangat menakutkan dan menimbulkan ketegangan. Tapi, begitu kamera mati, dia adalah orang pertama yang membuat lelucon. Energinya sangat dibutuhkan, apalagi saat kami semua kelelahan setelah adegan laga berat," ujar Aufa, dikutip Jumat (5/12).
Film Timur, yang mayoritas mengambil lokasi di hutan tropis dengan medan yang sulit, dikenal memiliki tuntutan fisik dan emosional yang tinggi bagi para pemain seperti Iko Uwais, Aufa Assegaf, dan Jimmy Kobogau.
Jimmy Kobogau yang memerankan salah seorang karakter prajurit Kopassus bernama Sila menyebut, kehadiran Arnold menjadi semacam 'katup pelepas' dari tekanan peran serius yang mereka mainkan.
"Meskipun perannya krusial sebagai pemicu konflik, Arnold selalu profesional dan sangat membantu menjaga kekompakan, terutama bagi pemain yang berasal dari berbagai latar belakang daerah," kata Jimmy.
Jimmy Kobogau tidak ragu memuji kualitas Arnold sebagai aktor. Dia tidak heran, Arnold pernah mendapat pengakuan dengan nominasi Piala Citra FFI 2023 dalam film Orpa.
Sutradara Iko Uwais diketahui memberikan kebebasan eksplorasi kepada para pemainnya untuk menghidupkan karakter secara natural. Ini dinilai berhasil mempermudah proses syuting di tengah kondisi logistik yang menantang.
Timur dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 Desember 2025, menyajikan drama patriotisme, aksi militer berintensitas tinggi, serta konflik emosional yang berlatar belakang di pedalaman hutan. (Ant/Z-1)
Film anak bergenre musikal-petualangan ini tidak hanya menyuguhkan keindahan visual, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang relasi manusia dengan alam.
Melalui perpaduan musikal dan petualangan, film Teman Tegar: Maira–Whisper from Papua membawa misi besar: membangun kesadaran manusia akan relasinya dengan alam.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Film 12 Mile ini menyoroti sosok mendiang Mochtar Kusumaatmadja yang menjadi arsitek utama di balik konsep Wawasan Nusantara.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved