Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sederet penampilan di berbagai negara Asia, penyanyi dan penulis lagu Minh akhirnya merilis EP perdananya, Thank God! It Didn't Work Out.
Menampilkan 5 lagu, EP ini menggambarkan proses patah hati dan penyembuhan lewat sudut pandang yang serba personal dan diambil dari pengalaman-pengalaman transformatif Minh sebagai seorang musisi dan manusia.
Minh turut merilis single Damaged, sebuah lagu yang menceritakan tentang luka yang masih terasa meski kita sudah mencoba menyembuhkannya.
Lagu tersebut ditulis saat Minh mengalami patah hati pertamanya saat hubungan yang ia jalani selama dua tahun berakhir pada Januari 2025.
"Momen itu menghancurkanku," ujar Minh. "Kehilangan seseorang yang pernah membuatku merasa dicintai dan dilihat sangat menghancurkan rasa percaya diriku dan membuatku berduka terhadap diriku yang dulu,"
Beberapa bulan setelah hubungan asmaranya kandas, Minh perlahan membuka hatinya untuk hal-hal baru. Namun tidak lama baginya untuk menyadari bahwa proses "moving on" tidak semudah yang ia pikirkan.
Suatu pagi ia terbangun di sisi seseorang yang baru, namun dengan bunyi alarm dengan label "Bangunkan (nama mantan)!!!" – sebuah momen yang membuat dirinya dibanjiri berbagai perasaan.
"Itu saat aku sadar bahwa aku belum benar-benar sembuh," ujarnya. "Aku merasa terkungkung, merasa lebih protektif terhadap diriku, dan lebih sedikit naif tentang cinta."
Ditulis oleh Minh di Vietnam dan Australia, EP ini menghadirkan karya produksi dari Maribelle, Glenn Hopper, dan Michael Choi, dengan kontribusi penulisan lagu dari Cody Jon dan Benjamin James.
Mereka membantu Minh untuk membentuk sound pop yang ia dari dulu dambakan. Sebuah sound yang penuh emosi, sinematik, dan penuh kejujuran.
"Thank God! It Didn't Work Out merangkum kisah patah hati pertamaku lewat lima lagu. Ada masa-masa gelap, cahaya baru, dan proses penyembuhan. Seperti tahapan berduka," ujar Minh.
"EP ini adalah perkenalan ulangku sebagai seorang musisi. Musiknya terdengar lebih percaya diri karena aku telah melewati banyak hal. Orang-orang akan melihat aku yang lebih jujur dan bijaksana di EP ini," lanjutnya.
EP ini menampilkan lagu-lagu berjudul Damaged, Out With Grace, Thank God!, What I Never Had, dan I Don't Know, masing-masing mewakili sebuah babak emosional dalam perjalanan patah hati Minh.
Damaged pertama kali dibawakan di Zandari Festa di Seoul dan menyentuh semua penonton lewat kejujuran yang lagu itu biaskan.
Lagu Out With Grace, yang telah MINH bawakan di hadapan ribuan penonton di berbagai kota di Asia, telah menjadi salah satu lagu terfavorit para fans-nya.
Thank God! menjadi momen penting dalam proses kreatif Minh. Sebab, lagu tersebut ditulis di Vietnam bersama musisi Australia Glenn Hopper.
Sementara itu, lagu What I Never Had lahir saat Minh sedang menjalani writing camp bersama Concord Australia dan ditulis bersama Maribelle. Lagu terakhir yaitu I Don't Know sudah menjadi bagian penting dalam tiap konsernya dan terus memukau semua pendengarnya lewat emosi yang meledak-ledak dan nuansa introspektifnya.
"Menulis proyek ini sangat membantuku untuk sembuh dari momen patah hati itu," Minh berbagi. "Aku pikir aku tahu rasa patah hati, tapi ternyata lebih dalam dari yang aku kira. Rasanya sangat menyakitkan saat segalanya sedang tenang. Terbang ke Australia untuk mengikuti writing camp Concord benar-benar mengubahku dalam banyak hal. Bertemu Glenn, Maribelle, dan Cody membuatku merasa nyaman untuk membuat musik yang selama ini aku inginkan."
Sosok-sosok hebat di musik pop seperti Ryan Tedder, Max Martin, Julia Michaels, dan Troye Sivan menginspirasi Minh untuk melahirkan EP Thank God! It Didn't Work Out yang mencerminkan proses evolusi Minh dari segi emosional dan aksi panggungnya.
Tiap lagu membawa lirik-lirik khas MINH, lengkap dengan kepercayaan diri yang terdengar dari melodi-melodi yang dirangkainya, seraya Minh melangkah maju sebagai dirinya sendiri. (Z-1)
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Rencananya, konser LUX NOVA dari KLa Project akan dihelat pada 7 Februari 2026 di Balai Sarbini, Jakarta Pusat.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Album Ruang Lintas Rasa dari Repartere merangkum sembilan trek yang merefleksikan pertumbuhan para personelnya.
Steel Haze membawa identitas musik yang agresif, memadukan semangat hardcore era 2000-an dengan sentuhan riff modern yang tajam.
Melalui EP Kalopsia, White Chambers menawarkan sebuah perjalanan audio yang berani menabrak batasan norma musik konvensional.
Mini album Starducc ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi internasional mereka setelah sebelumnya sukses memperkenalkan dua single berjudul Hujan Poyan dan Garis Edar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved