Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Transformasi Tergelap Kim You-jung di Drakor Dear X

Fathurrozak
08/11/2025 13:45
Transformasi Tergelap Kim You-jung di Drakor Dear X
Serial drama Korea (drakor) terbaru, Dear X.(Dok. TVING)

KIM You-jung, aktris Korea Selatan yang selama ini dikenal dengan citra aktris ciliknya yang polos dan baik bakal bertransformasi dalam serial drama Korea (drakor) terbaru, Dear X. Dear X tayang mulai 6 November di HBO Max.

Dear X disutradarai oleh Lee Eung-bok, sutradara ternama di balik Sweet Home (2020), Mr. Sunshine (2018), dan Guardian: The Lonely and Great God (2016).

Dear X diadaptasi dari webtoon populer dengan judul sama. Drama ini mengisahkan Baek Ah-jin (Kim), perempuan yang bersembunyi di balik topeng untuk melepaskan diri dari penderitaan pribadinya, namun di sisi lain ia juga tengah menapaki puncak ketenaran. Serial ini bakal mengikuti kejatuhan Baek Ah-jin, sang aktris top Korea yang menyembunyikan kenyataan kejam di balik kecantikannya yang memukau.

Kim You-jung, yang dikenal dengan judul-judul tayangan yang lebih ramah keluarga, di peran barunya ini bisa dibilang menjadi peran tergelapnya. Baek Ah-jin menyembunyikan sifat kejam di balik penampilannya yang mempesona, yang ia gambarkan sebagai “iblis dengan wajah malaikat.”

“Jika saya menganggap peran ini sebagai tantangan besar, saya mungkin akan menjadi terlalu tegang, jadi saya mencoba melepaskan hal itu. Saya menganalisis webtoon dan naskah dengan cermat, dan saat saya membaca, saya menyadari betapa saling terkaitnya semua karakter dan seberapa banyak cerita yang disampaikan melalui keterikatan tersebut. Melalui percakapan dengan sutradara, saya mendapatkan kepercayaan dan keberanian dan itu membantu saya mengatasi ketakutan saya,” kata Kim You-jung dikutip Media Indonesia dari The Korea Times, Jumat, (7/11).

“Karena webtoon menggunakan gambar diam, ia berhasil menekankan esensi setiap karakter. Ekspresi tanpa emosi dan pikiran yang tidak dapat dibaca dalam gambar-gambar itu terlukiskan dengan baik. Saya berpikir keras tentang bagaimana menghidupkan hal itu dalam berakting,” lanjut Kim.

“Saya mencoba menghilangkan ekspresi yang tidak perlu dan menyisakan ruang untuk hal-hal yang halus. Ada banyak adegan di mana emosi disampaikan melalui mata. Saya ingin penonton merasakan rasa misteri itu, yaitu tidak sepenuhnya tahu apa yang dia pikirkan.” (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik