Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Sheryl Sheinafia menghadirkan karya baru berjudul Lepas Kendali, sebuah refleksinya terhadap kebebasan, kepercayaan, dan keberanian untuk menikmati momen tanpa perlu memikirkan hasil akhirnya.
Lagu itu membawa nuansa pop era 80-an yang menampilkan eksplorasi Sheryl terhadap kemampuan mengolah tata suara maupun penulisan lagu yang lebih mendalam dari karya-karya sebelumnya.
"Lepas Kendali, buat aku, bukan cuma lagu tentang dua orang yang belajar percaya, tapi juga lagu tentang perjalanan," kata Sheryl dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (23/10).
Agar dapat menghasilkan warna musik pop era 80-an yang terasa segar, lagu itu hadir dengan lirik yang lugas namun ceria. Ritme cepat dari gitar akustik yang identik dengan gaya bermusik Sheryl juga kembali dihadirkan.
Dalam mewujudkan lagu tersebut, Sheryl Sheinafia tidak sendiri berperan sebagai produser, tapi ,juga menggandeng rekannya Petra Sihombing yang sudah beberapa kali terlibat dalam proyek-proyek sebelumnya.
Seluruh proses pembuatan lagu itu menurut Sheryl begitu santai dan menyenangkan sejalan dengan pesan yang ingin disampaikan kepada penggemar.
Secara keseluruhan, Lepas Kendali memberikan atmosfer yang ringan dan positif bagi para pendengarnya, menjadi ekspresi ideal dari kebebasan dan spontanitas itu sendiri.
Melalui karya itu, Sheryl memberikan nuansa melepaskan diri dari batasan dan tekanan, seolah berlari dengan bebas di tengah kota sambil melepas tawa dengan teman-temannya.
"Harapanku, waktu lagu ini diputar, orang bisa ngerasain perasaan itu: entah ketika lagi olahraga, road trip, atau nyanyi bareng teman-teman yang bikin hati bahagia. Lepas Kendali itu tentang hadir di momen itu sepenuhnya. Bebas dan lepas bersama orang-orang yang bikin kita merasa hidup," pungkas Sheryl. (Ant/Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved