Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT indie pop yang mengusung genre happysad-pop yakni Pawsicles, resmi merilis EP perdana mereka bertajuk Everything In Between.
Album ini berisikan 5 lagu yaitu [19.10] Luna, Orange, I Wanna Be, Just Because I Love You, dan Orchid.
Januarisky (vokal, gitar), Jayaindra (gitar), Rian (drum), Rizal (keyboard) dan Edo (bass) menghabiskan waktu setahun lebih dalam menggarap album mini perdana yang direkam di Haum Studio.
Everything In Between merupakan perjalanan emosional dalam lima lagu yang menggambarkan perasaan yang tidak hitam-putih.
Tidak hanya tentang bahagia atau sedih, tetapi semua nuansa di antaranya. Setiap emosi valid, dan Pawsicles menangkap hal ini melalui gaya khas mereka: happysad-pop, perpaduan melodi pop manis dengan lirik yang melankolis.
“Untuk awalnya sebenarnya kita sudah ada beberapa materi dan akhirnya kita pilih 4 track yang ‘saling nyambung’ dan yang sekiranya cocok dengan tema dan pesan untuk debut EP perkenalan kita yaitu Everything in Between. Setelah perilisan Orange dan I Wanne Be serta penggarapan demo Just Because I Love You dan Orchid, kita ngadain workshop. Di sela-sela workshop kita, tiba-tiba banget tercetus ide untuk buat track opening sebagai cerita awal / prolog EP ini mau nyeritain tentang apa dan akhirnya lahir lagu terakhir yang menjadi pelengkap rilisan ini yakni [19.10] Luna,” cerita Pawsicles.
Pawsicles memilih Just Because I Love You sebagai single unggulan dari EP Everything In Between karena mewakili tahap tertinggi dalam mencintai yakni mengikhlaskan.
Pesan yang dibawa dari lagu ini menunjukkan getir, manis, hangat, dan sakitnya cinta yang bisa dideskripsikan dalam Bahasa Inggris sebagai mixed-feelings.
Lagu ciptaan January Jocom ini pun dianggap merangkum perasaan ‘everything in between’ yang akhirnya menjadi judul album.
Hanyut dalam menginterpretasikan genre happysad-pop lewat aksi panggung yang berbeda oleh masing-masing personel, Pawsicles juga tidak luput memperdengarkan EP perdana mereka ke orang-orang terdekat.
“Beberapa teman-teman kami juga awalnya merasa bahwa lagu-lagunya vibes-nya happy, tapi di saat yang bersamaan mereka merasa ada kayak ada rasa sedih juga. Dan pas tau liriknya jadi tambah campur aduk, sehingga kami rasa nuansa happy-sad yang kami usung itu nyampe juga ke pendengar,” ujar band yang berdomisili di Surabaya tersebut.
Pawsicles telah mempersiapkan beberapa agenda untuk mempromosikan Everything In Between antara lain mengadakan live showcase untuk album ini, memproduksi merchandise, serta merilis 3 video lirik yang menunjukkan suasana saat lagu-lagu tersebut dibuat.
“Harapannya EP ini bisa diterima yaa oleh pendengar, dan bisa menemukan pendengarnya lebih luas lagi sejalan dengan tagline optimisme kami menjadi “your new favorite band” dan pendengar bisa ikut merasakan perasaan mixed-feelings dari setiap lagu kami. Semoga pesan dari EP ini juga bisa nyampe yaa, bahwa seluruh perasaan yang kita rasain ga ada yang salah, semuanya valid meskipun yang tidak bisa terdefinisikan sekalipun,” tutup mereka.
Tidak ketinggalan, mereka juga memiliki mimpi untuk bisa memperkenalkan karya terbarunya melalui sebuah tour dengan rekan-rekan musisi lain. “Everything In Between” sudah dirilis per 19 September 2025 dan bisa dinikmati di berbagai layanan streaming digital favoritmu. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Peluncuran lagu Çike Çike dari Bebe Rexha menyusul pengumuman album keempat sekaligus album visual pertama dalam katalog musik Bebe yang dijadwalkan rilis pada 12 Juni 2026 mendatang.
Album Hilary Duff yang berisi 11 lagu ini diproduseri oleh sang suami, peraih penghargaan Grammy Matthew Koma, bersama dengan Brian Phillips.
Dirilis tepat pada 13 Februari 2026, EP Left Me Lost dari Reconcile hadir sebagai narasi sunyi yang mengeksplorasi kedalaman rasa kehilangan dan kebingungan personal.
Sebagian warganet menilai judul dan lirik lagu Cita-citaku (Ga Jadi Polisi) dari Gandhi Sehat mengandung unsur kritik atau sindiran terhadap institusi tertentu.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved