Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS muda Tissa Biani kembali menantang dirinya lewat peran baru di film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih.
Dalam film yang disutradarai Benni Setiawan itu, Tissa berperan sebagai Intan, sosok perempuan yang berprofesi sebagai pelukis botol. Tissa bersyukur diberikan waktu untuk mengikuti workshop khusus agar karakter Intan terasa hidup dan meyakinkan di layar.
“Alhamdulillah dikasih waktu, aku sebagai pemain untuk workshop. Jadi bukan hanya mendalami (karakter) Intan saja, tapi aku dikasih waktu beberapa hari, kayaknya sekitar seminggu. Latihan di Jakarta dan juga di Bandung untuk melukis botol,” ujar Tissa Biani dalam acara Press Conference di Epicentrum XXI, Rabu (17/9).
Di sana, ia mendapatkan pembekalan berbagai teknis yang bisa memperdalam pemahaman Tissa terhadap profesi Intan.
“Bahkan pada saat memegang kuasnya itu sendiri, ada pelatihan khususnya,” ungkap Tissa dalam sesi wawancara.
Kesempatan mengikuti pelatihan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Tissa.
Ia merasa bisa masuk lebih dalam ke dunia Intan, bukan hanya dari sisi naskah, tetapi juga lewat proses kreatif yang dijalani karakternya. Dengan begitu, ia berharap penonton bisa melihat Intan sebagai sosok yang autentik, bukan sekadar tokoh fiksi.
Aktris muda itu juga menambahkan jika dirinya benar-benar berusaha seprofesional mungkin untuk bisa meyakinkan penonton bahwa Intan itu seorang seniman lukis botol. Bukan sekadar karakter yang diperagakan saja.
Karakter Intan sendiri bukan hanya hadir sebagai pelengkap konflik, melainkan juga membawa warna baru dalam cerita. Lewat detail kecil seperti cara memegang dan menggoreskan kuas atau menatap hasil karya, kehadiran Intan diharapkan bisa memberi kesan mendalam bagi penonton.
Workshop intensif ini juga menegaskan komitmen Tissa sebagai aktris yang selalu berusaha total dalam setiap peran. Penonton bisa menyaksikan bagaimana hasil usaha keras Tissa Biani dalam menghadirkan secara nyata karakter Intan di film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih.
Film ini akan tayang pada 25 September 2025 di seluruh bioskop Indonesia dan akan menghadirkan deretan wajah-wajah aktor dan aktris ternama seperti Mikha Tambayong, Kevin Ardilova, Ibrahim Risyad, Cut Mini, Dewi Gita, hingga Tike Priatnakusumah. (Z-1)
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Film 12 Mile ini menyoroti sosok mendiang Mochtar Kusumaatmadja yang menjadi arsitek utama di balik konsep Wawasan Nusantara.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Mark Ruffalo menekankan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk meninggalkan peran Hulk, yang telah ia mainkan sejak 2012.
Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Ayu Laksmi mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih kreatif dalam menjalin komunikasi dengan kerabat saat Lebaran.
EP Apakah Kita? dari Tissa Biani berisi empat lagu yang ditulis berdasarkan fase hubungan yang sering dialami banyak orang.
Tissa Biani menuturkan bahwa pada masa ini kemerdekaan bisa dimaknai sebagai kebebasan untuk menyuarakan pikiran dan isi hati.
Single Tegar yang dibawakan oleh Tissa Biani diaransemen ulang dengan perspektif cerita yang lebih personal karena menjadi salah satu lagu pengiring dalam film Panggil Aku Ayah.
Tissa Biani mengaku cerita dalam film Panggil Aku Ayah cukup emosional membuatnya teringat akan sosok ayah kandungnya yang telah tiada.
Memerankan sosok Mang Dedi, yang sedianya sebagai seorang penagih utang kemudian beralih fungsi sebagai sosok ayah, membuat Ringgo teringat momen-momen bersama sang anak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved