Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Enzy Storia menceritakan kesulitan yang dia hadapi saat memerankan tokoh utama, Niken, dalam film Yakin Nikah. Menurut Enzy, sosok yang dia gambarkan sangat berbeda dari kepribadiannya yang sebenarnya.
"Niken adalah sosok yang tidak yakin, suka ragu-ragu, dan selalu ingin menyenangkan orang lain," kata Enzy, Selasa (9/9). "Sementara aku, aku tahu apa yang aku inginkan, dan aku tidak ragu untuk mengungkapkan kalau aku ga suka jadi sangat jelas. "
Enzy bercerita bahwa tawaran untuk peran ini muncul pada 2023, saat dia berada di Jakarta untuk menghadiri wisuda di tengah masa tinggalnya di luar negeri. Ia menyebut bahwa tawaran tersebut berawal dari percakapan santai di malam hari bersama aktor Lukman Sardi.
"Aku kira itu hanya ajakan yang tidak serius," kenangnya.
Namun, tawaran tersebut berlanjut dan dia akhirnya kembali ke dunia film yang sangat dirindukannya.
Enzy merasa karakter Niken adalah tantangan yang menarik untuk dieksplorasi.
Sutradara Pritagita Arianegara juga mengakui bahwa dia menginginkan Enzy memerankan sosok yang berbeda dari biasanya, sehingga dia dapat mencoba sisi lain dari bakat aktingnya.
Niken menghadapi situasi sulit antara dua pria, yaitu Arya (diperankan oleh Maxime Bouttier) dan Geri (diperankan oleh Jourdy Pranata).
Arya digambarkan sebagai pria ideal yang stabil dan berfokus pada masa depan, sementara Geri adalah mantan kekasih yang kembali dengan daya tariknya yang penuh impulsif dan spontan.
Lebih dari sekadar sebuah drama, film ini juga menampilkan elemen humor yang kuat. Enzy membagikan pengalaman menarik di lokasi syuting, terutama saat beradu akting dengan Tora Sudiro.
“Ada saat ketika kami berada di adegan yang serius, aku tiba-tiba cegukan,” ungkap Enzy, yang membuat suasana syuting menjadi penuh canda dan tantangan.
Ia mengakui, Tora Sudiro dengan leluconnya membuat adegan serius menjadi sulit, tetapi hal itu justru mempererat chemistry mereka sebagai ayah dan anak.
Dengan tema yang relevan dan dinamika karakter yang menarik, Yakin Nikah diharapkan tidak hanya memberi hiburan, tetapi juga menggugah pemikiran bagi para penontonnya. Film ini akan ditayangkan di bioskop mulai 9 Oktober 2025. (Z-1)
Dalam film Suka Duka Tawa, Enzy Storia memerankan karakter bernama Adin, yang bersinggungan erat dengan dunia komedi tunggal.
Melalui dilema Niken, film ini mengajak penonton merenungkan bahwa pernikahan bukan hanya tentang mencari yang terbaik, melainkan juga tentang menjadi versi terbaik dari diri sendiri.
RUMAH produksi Adhya Pictures merilis video keseruan para pemain film Yakin Nikah selama proses syuting. Yakin Nikah dibintangi oleh Enzy Storia sebagai pusat cerita dan Maxime Bouttier
ARTIS Enzy Storia membagikan pengalamannya yang menderita Rheumatoid Arthritis, merupakan penyakit autoimun yang menyerang persendian sehingga harus selektif dalam memilih alas kaki.
Enzy Storia akan tampil dalam berbagai kampanye pemasaran Skechers di Indonesia sepanjang 2025, bersama dengan aktor ternama Joe Taslim.
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved