Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS cilik Myesha Lin, yang memerankan tokoh Intan di film komedi-keluarga Panggil Aku Ayah, bercerita ia senang mendapat kesempatan untuk bermain dalam adegan yang mengharuskannya bernyanyi di atas pundak aktor Ringgo Agus Rahman.
"(Adegan) yang paling seru itu waktu digendong sama Mang Dedi (karakter Ringgo), karena enak jadi aku enggak pegal!" kata Myesha
dalam konferensi pers, dikutip Senin (7/7).
Myesha juga mengatakan adegan berlari dengan riang menjadi bagian yang paling disukainya.
Namun, ketika Boris Bokir bertanya apakah benar adegan itu yang paling disukainya, Myesha pun segera mengganti jawabannya disambut tawa dari para hadirin yang ada dalam studio.
"Benar nih yang lari-lari yang seru? Bukan yang naik motor bareng Mang Dedi?" kata Boris.
"Eh jangan-jangan, hapus-hapus! Yang di motor seru!" balas Myesha.
Panggil Aku Ayah merupakan drama komedi tentang keluarga yang tumbuh dari kehadiran dan kepedulian, bukan semata dari darah.
Melalui relasi antara Dedi (Ringgo Agus Rahman), sepupunya Tatang (Boris Bokir), dan Intan (Myesha Lin), penonton diajak tertawa, terharu, dan merefleksikan makna keluarga.
Menanggapi kelucuan Intan kecil, aktor Ringgo Agus Rahman meminta aktris tersebut untuk bertanya kembali terkait dengan adegan yang ia sukai.
Ringgo menggoda sambil mengatakan bahwa adegan yang mengharuskannya menggendong Myesha cukup melelahkan karena berat badannya. Belum lagi banyak adegan yang harus diulang dari berbagai sudut pandang.
"Jadi terasa kayak work out ya, tapi karena Pacil (sebutan Intan) makannya pintar, jadi Mang Dedi senang," ucap Ringgo.
Ringgo melanjutkan Myesha merupakan sosok anak yang cerdas dan tidak mudah berubah suasana hatinya ketika berada di lokasi syuting.
Justru sebaliknya, Myesha gemar bermain dengan para pemain dan tim produksi, aktif dan sangat bersemangat untuk segera bekerja di depan kamera.
Apalagi tingkahnya yang menggemaskan seperti mempraktikkan tarian yang sedang hits velocity, semakin menambah keseruan proses produksi dari film tersebut.
Film yang dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia pada 7 Agustus 2025 itu berkisah tentang Dedi dan Tatang yang harus mengasuh seorang anak yang awalnya hanya dijadikan jaminan utang oleh sang ibu, Rossa (Sita Nursanti) sebelum ditinggal menjadi TKI.
Hubungan yang semula kaku berubah menjadi hangat, dipenuhi dinamika kocak dan penuh rasa. (Ant/Z-1)
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Memerankan sosok Mang Dedi, yang sedianya sebagai seorang penagih utang kemudian beralih fungsi sebagai sosok ayah, membuat Ringgo teringat momen-momen bersama sang anak
“Kalau buat nangis itu, aku buat imajinasi sendiri. Aku buat imajinasi tentang kucing sama guk guk (anjing) lagi hujan-hujanan, cari makan,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved