Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sekian waktu tanpa rilisan baru, Ninety Horsepower akhirnya kembali merilis single baru berjudul Betmen, sebuah karya personal, emosional, dan jadi pembuka menuju album kedua mereka.
Lagu ini menjadi penanda babak baru bagi mereka, karena untuk pertama kalinya Ninety Horsepower menulis dan merilis lagu berbahasa Inggris.
Ditulis oleh Ghina Salsabila (vokal/gitar) dan Irvanuddin Rahman (drum), Betmen terinspirasi dari kucing peliharaan Ghina yang bernama sama.
Namun, seiring proses penulisan, sosok Betmen justru menjelma jadi metafora bagi pria-pria yang tidak tahu arah hidupnya—penuh keraguan, sulit ditebak, dan sering merepotkan pasangan.
Lagu ini mengangkat rasa frustasi terhadap sosok yang menyebalkan tapi tetap disayangi, entah itu pasangan atau peliharaan. Liriknya eksplosif dan lugas, dibungkus dalam aransemen indie rock dengan sentuhan garage yang energik dan raw.
Diproduseri oleh Vit Alian, lagu ini menunjukkan sisi lain dari Ninety Horsepower yang lebih berani dan eksperimental dibanding karya-karya sebelumnya.
Meski masih mempertahankan identitas band, kali ini, Vit mengarahkan band ke arah produksi yang lebih lepas dan liar. Sementara proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Muhammad Ghur, menjadikan keseluruhan lagu terdengar lebih kasar tapi tetap fokus.
Betmen hadir untuk siapa saja yang pernah merasa harus jadi cenayang dalam hubungan. Lagu ini menyuarakan keresahan yang sangat relate bagi banyak orang muda dewasa—tentang hubungan ambigu, kelelahan emosional, dan usaha memahami orang lain yang bahkan tak paham dirinya sendiri.
Dengan spirit itulah, Betmen disiapkan untuk mengawali era baru menuju album kedua Ninety Horsepower. Lagu ini tersedia di seluruh platform digital pada 9 Mei 2025, dan siap menggedor hati para pendengarnya. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved