Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM horor terbaru Indonesia, Bayang-bayang Anak Jahanam, akan hadir di bioskop pada 16 Januari 2025. Film ini mengisahkan teror yang mengintai seorang anak yang lahir dari sekte misterius di tengah hutan belantara.
Diproduksi oleh Anami Films, film ini digarap oleh produser Dilip Chugani dengan balutan cerita yang menggugah emosi.
Film ini tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga menghadirkan drama emosional tentang hubungan ibu dan anak. Taskya Namya memerankan Gina, seorang ibu yang berjuang melindungi anaknya, meski sang anak, yang diperankan oleh Ali Fikry sebagai Agni, dianggap sebagai ancaman oleh dunia.
Bayang-bayang Anak Jahanam menjadi titik penting dalam karier Taskya Namya, yang kini dikenal sebagai salah satu aktris horor berbakat.
Taskya mengungkapkan tantangan besar saat memerankan ibu, mengingat saat syuting dimulai pada 2018, ia masih berusia muda dan belum memiliki pengalaman mendalam terkait peran keibuan.
"Awalnya aku bingung banget, karena harus mendalami peran ibu. Jadi, aku belajar banyak cara memahami karakter ini," ujar Taskya dalam acara Press Screening & Press Conference Film Bayang-bayang Anak Jahanam di CGV Grand Indonesia, Senin (13/1).
Untuk membangun chemistry sebagai ibu dan anak, Taskya melakukan pendekatan personal dengan Ali Fikry, seperti bermain gim bersama di sela-sela syuting.
Taskya juga mengungkapkan, secara kronologi produksi, Bayang-bayang Anak Jahanam adalah debutnya di genre horor. Ia merasa pengalaman ini menjadi titik awal yang memperkaya kariernya di dunia film horor.
“Aku belajar banyak di film ini, terutama dari kru yang sangat berkualitas,” ujar aktris kelahiran 1994 itu.
Di sisi lain, produser Dilip Chugani menyatakan film ini tidak hanya menawarkan horor yang menegangkan, tetapi juga menyentuh sisi emosional yang mendalam, khususnya konflik cinta seorang ibu terhadap anaknya yang dianggap “jahat” oleh dunia.
"Premisnya sederhana, bagaimana jika anak kita adalah seorang anak jahanam? Apakah kita masih bisa menyayanginya? Lewat film ini, kami ingin menyampaikan pesan emosional yang kuat," jelas Dilip.
Ia juga menambahkan kualitas film ini ditunjang oleh tim produksi yang mumpuni, mulai dari cerita, aktor, hingga desain produksinya.
Film Bayang-bayang Anak Jahanam menceritakan kisah keluarga Gina (Taskya Namya) dan Gani (Rizky Hanggono) yang hidupnya berubah drastis setelah mengetahui bahwa putra mereka, Agni (Ali Fikry), memiliki kekuatan misterius yang berasal dari sumber yang tidak diketahui.
Agni mulai menebar ketakutan kepada orang-orang di sekitarnya, membuat keluarga ini terjebak dalam upaya mencari tahu apa yang telah memengaruhi anak mereka hingga menciptakan kekacauan.
Dalam perjalanan penuh ketegangan ini, terungkap bahwa Agni bukanlah anak biasa, dia adalah Anak Jahanam.
Bagi para pecinta horor, Bayang-bayang Anak Jahanam siap memberikan pengalaman berbeda yang memadukan ketegangan dengan drama emosional mendalam. Jangan lewatkan penayangannya di bioskop! (Z-1)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Film Alas Roban kian mengukuhkan dominasinya di bioskop. Berdasarkan Cinepoint Tracking, horor-drama ini menambah estimasi +93.551 penonton
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) tayang 5 Februari 2026. Amanda Manopo dan Fajar Sadboy beradu akting dalam drama komedi berlatar fenomena pinjaman online.
FILM horor terbaru Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai 15 Januari.
Menjelang akhir tahun 2025, berbagai film menarik dari dalam dan luar negeri siap menemani waktu liburan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved