Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP musik metal Logamulia merilis album mereka, Distorsi Narasi, dalam format compact disc (CD). Album Distoris Narasi merupakan peraih penghargaan Album Metal Terbaik di ajang AMI Awards 2024.
Dia ajang penghargaan musik tersohor tingkat nasional itu Distorsi Narasi juga menyabet kemenangan dalam kategori Artis Solo/Grup/Kolaborasi Metal Terbaik.
Keterangan dari demajors, selaku distributor resmi CD Logamulia, Sabtu (11/1), album Distorsi Narasi berisi sembilan lagu yang ditempa dalam
kurun waktu yang cukup lama.
Dua single dari 2019 Musuh Publik dan Sang Penghasut dari 2020 telah di-remix dan masuk dalam Distorsi Narasi memberikan cetak biru bagi musik Logamulia.
MI/HO--Album Distorsi Narasi dari LogamuliaKesibukan Achmad Hafizullah (vokal), Pratama Putra Rahardjo (gitar, vokal latar), Abdul Aziz Turhan (bas, vokal latar) dan Alejandro Saksakame (drum, vokal latar) serta terjadinya pandemi di awal 2020 turut menyumbang perjalanan panjang yang dilalui Logamulia untuk merampungkan album perdana mereka itu.
Sebagai band yang terpengaruh nama-nama beragam seperti Lamb of God, Slipknot, Mudvayne, Meshuggah dan Soulfly, para personel Logamulia paham musik cadas tidak semata-mata berteriak menyalak sambil memainkan instrumen secepat dan sebising mungkin.
Sebagai vokalis yang pernah memperkuat Purgatory, Achmad 'Apit' Hafizullah tahu kapan harus menyalak dan kapan harus bernyanyi sehingga lirik yang ditulisnya bersama Abdul Aziz Turhan alias Comi terartikulasi dengan tegas lewat Antikritik dan Hantam Amarah.
Sementara itu, Pratama Putra Rahardjo alias Ayi, sang alumnus Resistensi, menunjukkan kepiawaiannya dalam menghasilkan riff gitar yang membuat kepala mengangguk-angguk seperti di lagu Bias Cerita Prasangka dan Meritokrasi.
Lalu ada Comi dan Alejandro 'Ale' Saksakame sebagai departemen ritme yang solid dan dinamis hasil tempaan bermain bersama selama belasan tahun di Payung Teduh dan Parade Hujan, sebagaimana dapat disimak di Seni Manipulasi dan Kontaminasi.
Keterlibatan musisi lain yang ikut berkolaborasi seperti Denny Nugroho Redsix serta Karis dari Deadsquad dalam Bias Cerita Prasangka, juga menyempurnakan album ini.
CD album Distorsi Narasi sudah bisa didapatkan melalui seluruh jaringan edar dan website demajors.com dengan harga Rp50.000. (Ant/Z-1)
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved