Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND grindcore Distrage siap kembali menggebrak dunia musik underground Indonesia lewat single Gladiator.
Setelah sukses dengan single pertama mereka, Ambisi Berapi, Distrage, kini kembali dengan karya terbaru mereka. Single berjudul Gladiator ini siap menggebrak telinga penggemar musik keras tanah air.
Dengan durasi yang singkat dan tempo yang cepat, Gladiator membawa ciri khas grindcore yang kental.
Lagu ini menceritakan tentang kondisi politik Indonesia yang penuh dengan pertarungan, adu kuat, dan saling sikut untuk mendapatkan kekuasaan tanpa memikirkan dampak yang akan ditinggalkan.
Dalam aransemen musik yang padat dan intens, lagu ini mampu membangkitkan semangat dan meningkatkan adrenalin pendengarnya.
Ada benang merah yang menghubungkan Gladiator dengan single sebelumnya, Ambisi Berapi. Keduanya berbagi konsep lirik yang sama, menggambarkan ketegangan dan perjuangan yang terjadi di sekitar kita.
Single Gladiator menunjukkan bahwa Distrage tetap eksis dalam menciptakan karya dan terus berkontribusi untuk meramaikan dunia musik Indonesia, khususnya di kancah musik underground. (Z-1)
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Salah satu mimpi besar Jerome Kurnia adalah membawa Ricecooker tampil di Summer Sonic, salah satu festival musik urban terbesar di Jepang.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Melalui Closer, Verena menggambarkan perasaan kangen yang kerap muncul di tengah perjalanan, di mana bayang-bayang pasangan di tempat yang berbeda.
Jika Cakra Khan menonjolkan karakter vokal pria dewasa yang matang, Salah Tapi Baik versi Safira Zaza dibuat lebih lembut, galau, dan sedikit dramatis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved