Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH mencetak hits dan mencuri hati para pendengar, Langit Sore menolak disebut sebagai one-hit wonder. Band yang dikenal dengan perpaduan lirik emosional dan aransemen musik yang hangat ini baru saja merilis single terbaru berjudul Suka Duluan, sebuah karya yang membawa mereka kembali ke akar musikalitas mereka.
Menghadirkan perpaduan unik antara pop easy listening dan sentuhan rap yang catchy, Suka Duluan adalah bukti bahwa Langit Sore mampu tetap relevan di tengah dinamika industri musik yang terus berubah.
Lagu ini bercerita tentang realita pahit seseorang yang cintanya di sepelekan hanya karena dianggap tidak sepadan. Sebuah tema yang relatable bagi banyak pendengar, sekaligus menjadi pengingat bahwa cinta tidak melulu soal kesempurnaan.
Plato Ginting, salah satu anggota Langit Sore, bertindak sebagai otak di balik aransemen yang menjadikan lagu ini terasa istimewa.
Proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Tito P Sunardi, nama yang tidak asing lagi di dunia musik Indonesia, yang memberikan sentuhan profesional untuk memastikan kualitas audio yang memanjakan telinga.
Suka Duluan kini sudah tersedia di seluruh platform digital, sementara video musiknya yang sinematik bisa dinikmati di kanal YouTube Langit Sore Official.
Dengan kehadiran lagu ini, Langit Sore berharap karyanya dapat diterima dengan baik oleh para pecinta musik tanah air.
Siap-siaplah untuk larut dalam melodi yang menenangkan, lirik yang menggetarkan hati, dan semangat yang membuktikan bahwa Langit Sore masih ada di sini untuk bertahan dan menginspirasi. (Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved