Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CHINTYA Gabriella baru saja merilis singel terbaru berjudul Ambisius, yang menceritakan bahwa ambisi yang berlebihan bisa membuat kita lelah, sekaligus mengajak pendengarnya untuk tidak terjebak dalam ambisi yang berlebihan.
Menurut Chintya, ambisi itu penting, namun juga harus menjaga tubuh dan tidak melupakan istirahat. Terkadang, orang yang terlalu ambisius bisa sampai mengabaikan makan dan tidur, yang tentu saja tidak baik, karena hidup memiliki batas waktu.
“Kalau nggak punya ambisi, nggak manusia namanya. Tapi yang pasti, boleh bekerja, tapi jangan sampai badan kita nggak terurus. Jangan lupa istirahat. Kadang-kadang kita yang ambisius ini nggak makan, nggak tidur. Itu kan juga nggak baik buat kita. Jadi ayo kita mulai memaknai hidup kita, karena hidup kita ini ada ujungnya loh, ada batasnya. Maknai hidup ini, jangan terlalu ambisius,” ujar Chintya dalam acara Ambisius Release Party di SCBD, Senayan, Jakarta, Jumat (29/11).
Salah satu alasan terciptanya lagu ini berdasarkan pengalaman pribadi Chintya Gabriella, yang memiliki kebiasaan menulis jadwal setiap kali menjelang tidur.
Menurutnya, kebiasaan ini adalah wujud dari betapa ambisiusnya dirinya dalam mengatur waktu untuk mencapai target-target pribadi.
“Ambisius banget. Aku tuh setiap mau tidur aku selalu nulis jadwal. Aku journaling. Aku nulisin jadwal aku dari jam 5 pagi sampai tidur sampai jam 11 atau jam 12 malam aku udah tulisin jadwalnya. Jadi emang kayak aku se-ambisius itu untuk bikin jadwal aku sehari-hari,” ujarnya.
Chintya mengakui bahwa kebiasaan tersebut sangat melelahkan, sehingga lagu ini menjadi bentuk curahan hati untuk mengingatkan dirinya dan orang lain tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara ambisi dan istirahat.
Lagu Ambisius dianggap sangat relevan dengan kondisi saat ini, terutama di pusat Jakarta, tempat banyak orang dengan ambisi besar beraktivitas, dan menurut Chintya, lagu ini asik dinikmati di segala suasana, baik saat bekerja maupun santai.
"Paling enak didengerin pas lagi mau berangkat kerja. Pas kerja juga boleh. Pas lagi santai-santai. Pokoknya lagu ini tuh memang bikin kita tuh kayak geleng-geleng terus gitu. Pokoknya asik dinikmati di segala suasana,” ujarnya.
Lagu yang mengingatkan kita untuk tidak terlalu ambisius ini dirilis pada 29 November 2024 dan sudah bisa didengarkan di platform musik digital.
Ambisius
Kau terlalu ambisius
Seluruh hidupmu hanya kerja terus
Semua begitu serius
Tak terurus
Badanmu dipaksa terus
Merasa paling tahu
Mana yang baik untuk dirimu
Mana yang perlu dan yang tak perlu
Kita hanya sementara
Dan kita ada ujungnya
Jangan sampai hilang makna
Karena kita sementara
Tak terurus
Badanmu dipaksa terus
Merasa paling tahu
Mana yang baik untuk dirimu
Mana yang perlu dan yang tak perlu
Kita hanya sementara
Dan kita ada ujungnya
Jangan sampai hilang makna
Karena kita sementara
Kita hanya sementara
Dan kita ada ujungnya
Jangan sampai hilang makna
Karena kita sementara
Jangan sampai hilang makna
Karena kita sementara. (Z-1)
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved