Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
TIKTOK dan SoundOn resmi mempercayakan Eka Gustiwana, salah satu produser musik asal Indonesia, untuk menjadi juri sekaligus produser musik pemenang Gimme The Mic 2024.
Eka, seorang visioner musik multigenre, konten pencipta, dan produser pemenang AMI Award, telah membentuk lanskap musik Indonesia selama hampir dua dekade.
Dikenal dengan pendekatan inovatif dan karya-karya yang mencakup genre, portofolio Eka mencakup lagu-lagu hits seperti Kutetap Menanti oleh Nikita Willy, Markisa oleh Cinta Laura, dan sensasi viral Lathi oleh Weird Genius.
Dalam perannya di Gimme The Mic, Eka tidak hanya berperan sebagai juri tetapi juga sebagai mentor, membimbing talenta-talenta baru. Salah satu proyek terbarunya adalah bekerja sama dengan pemenang kompetisi tahun 2024, Cece Caramel, pada single debutnya Sisi Lain.
Ditulis dan diproduseri oleh Eka Gustiwana, Sisi Lain merupakan kisah berani dan segar tentang dinamika hubungan.
Lagu tersebut bercerita tentang seorang wanita yang mendesak pasangannya untuk lebih jujur, bukan sekadar menyetujui demi mengakhiri pertengkaran.
Ini adalah permohonan untuk komunikasi yang lebih dalam guna membina hubungan yang sehat—sebuah tema yang sering diabaikan dan Eka dengan terampil mengangkatnya dalam lagu ini.
Tempo sedang dari lagu ini serta perpaduan elemen R&B, Pop, Funk, dan Dance menciptakan suasana yang menyenangkan namun tegas, dengan suara yang ringan dan menawan.
Suara Cece Caramel menambah pesona genit, membuatnya sangat cocok untuk lagu yang memberdayakan ini.
Pendekatan Eka terhadap lagu ini mencerminkan gaya khasnya: mengangkat tema-tema yang menentang norma, sering kali dianggap tidak penting atau bahkan tabu.
Saat ia bersiap meluncurkan album keduanya, enam tahun setelah perilisan Tersimpan Di Hati, Sisi Lain menandai dimulainya babak baru yang menarik dalam kariernya.
Eka Gustiwana selalu menjadi pionir dalam mengenalkan suara dan bakat baru kepada masyarakat. Mulai dari teknik Speech Conforming yang inovatif hingga kolaborasi suksesnya dengan bintang-bintang yang sedang naik daun seperti Pangeran Husein, Sara Fajira, dan Weird Genius, Eka secara konsisten membuka jalan bagi suara-suara segar di industri ini.
Naluri bermusiknya yang tajam juga telah dipercaya oleh tokoh-tokoh seperti Titi DJ, Maudy Ayunda, Cinta Laura, dan Rossa.
Dengan Sisi Lain sebagai rilisan pertama dari banyak rilisan menarik yang direncanakan dalam beberapa bulan mendatang, Eka terus memperluas pengaruhnya dan membentuk masa depan musik Indonesia, tidak hanya melalui karyanya sendiri tetapi juga dengan mengangkat artis generasi berikutnya. (Z-1)
Aye! dari GLAS dan Eka Gustiwana menyuguhkan warna musik yang fresh dengan penggunaan alat musik tradisional Betawi, tehyan, serta lirik yang dibumbui bahasa Betawi.
Push It Down adalah lagu yang didedikasikan untuk semua pahlawan atau legends, khususnya para Pro Player dan pelaku eSports di Indonesia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved