Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI legendaris Indonesia Atiek CB kembali hadir dengan single berjudul Teroesir (Menunggu Karma), yang dirilis hari ini, Kamis (24/10).
Lagu itu merupakan produksi ulang, remake, dari lagu milik Giring Nidji. Atiek CB menyampaikan ia merasa harus membawakan lagu ini.
"Seperti ada keinginan yang kuat sekali aku mesti bawain lagu ini," kata Atiek CB, Rabu (23/10).
Setelah vakum selama delapan tahun sejak perilisan album terakhirnya pada 2016, Atiek menceritakan kendala yang ia alami saat proses rekaman single Teroesir (Menunggu Karma).
"Kendala terbesar saat ini mungkin di suara aku, dulu kalau nyanyi dua kali sehari dan di berbagai kota masih oke, sekarang udah harus dikasih
jarak," ungkapnya.
Musisi kelahiran 1963 ini berbagi pengalaman pertamanya menjalani proses rekaman yang cukup serius.
"Aku gak pernah recording seserius ini," ujarnya.
Meski begitu, Atiek merasa puas dengan hasil akhir rekaman tersebut.
"Tapi setelah rekaman aku sadar aku menyanyi masih seperti gayaku. Ya begini caraku bernyanyi," ungkap Atiek dengan percaya diri.
Ia juga merasa puas dengan hasil video musik Teroesir (Menunggu Karma) karena cukup mewakili warna pada dirinya.
"Ini baru aku banget," tegasnya.
Mengenai rencana promosi, pihak label menjelaskan bahwa akan ada showcase selanjutnya untuk promosi single terbaru dari Atiek CB.
"Pastinya ada," jawab Rizky, perwakilan dari Musica.
Video musik Teroesir (Menunggu Karma) sudah bisa ditonton di YouTube channel Musica Classic pada 24 Oktober 2024 dan bisa didengarkan di
semua platform musik digital Indonesia. (Ant/Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved