Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSEUM Nasional Indonesia telah menyelesaikan rangkaian revitalisasi dan pengembangan ekstensif yang berlangsung selama lebih dari satu tahun pascakebakaran. Karena itu tempat ini bakal kembali dibuka pada Selasa (15/10) pekan depan.
Pembukaan ini menandai semangat baru museum yang berlokasi di jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. Beberapa hal anyar kini hadir di museum tersebut misalnya fasilitas yang lebih modern, pameran interaktif, dan pengalaman edukatif yang lebih mendalam.
“Indonesian Heritage Agency (IHA) berkomitmen meningkatkan kualitas pengalaman pada transformasi narasi yang mendalam. Dengan upaya revitalisasi yang telah dan akan terus berjalan hingga tiga tahun mendatang, diharapkan nantinya Museum Nasional Indonesia dapat menjadi bagian dari ekosistem kebudayaan dengan menjadi museum percontohan yang dapat dijadikan standar pengelolaan dan pemanfaatan koleksi museum bertaraf internasional, serta mempertegas fungsi museum sebagai ruang publik yang juga berperan sebagai sumber pengetahuan dan inspirasi yang menyenangkan,” kata Plt. Kepala Indonesian Heritage Agency, Ahmad Mahendra dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (11/10).
Baca juga : Pameran Buku Korea Kembali Digelar dengan Tema Metaverse
Tampilan baru Museum Nasional Indonesia berfokus pada revitalisasi struktur fisik serta peningkatan sumber daya dan layanan dalam menyambut era baru pengelolaan museum dan pelestarian cagar budaya yang lebih relevan dengan kebutuhan masa kini.
Adapun menyambut dibuka kembalinya Museum Nasional Indonesia, sebanyak tiga pameran disiapkan yaitu Pameran Repatriasi, Pameran Pasca Kebakaran dan Pameran Wajah Baru Museum Nasional yang berlangsung mulai 15 Oktober - 31 Desember.
Di pameran pascakebakaran misalnya, akan ditampilkan serangkaian data, dokumentasi, dan informasi seputar peristiwa kebakaran Museum Nasional Indonesia pada 16 September 2023 serta tindak lanjut penanganan koleksi dan bangunan yang terdampak hingga akhirnya dibuka kembali untuk publik.
Kemudian pada pameran repatriasi, bakal ditampilkan sekitar 300 koleksi pilihan hasil repatriasi dari Kerajaan Belanda sejak 1978 - 2023. Hal ini dilakukan agar masyarakat bersatu kembali dengan warisan leluhurnya dan mendapatkan khazanah ilmu pengetahuan baru yang tak terbatas.
Sedangkan untuk pameran wajah baru Museum Nasional, pengunjung akan dibawa masuk menjelajahi budaya Indonesia lintas waktu dan mengimajinasikan kembali melalui tutur yang inovatif lewat ruang imersif. Cara ini diharapkan bisa menjangkau pengunjung yang lebih luas, sehingga Indonesian Heritage Agency mampu menjaga keberlangsungan museum serta cagar budaya agar selaras dengan zaman.(M-3)
Berdasarkan hasil identifikasi fisik dan uji DNA, empat orangutan tersebut terdiri dari tiga individu orangutan Sumatera (Pongo abelii) dan satu individu orangutan Tapanuli
Indonesia berhasil memulangkan lebih dari 28 ribu koleksi fosil yang sebelumnya dibawa keluar negeri pada masa awal penelitian arkeologi dilakukan.
Ia menambahkan, proses transfer ini menjadi bukti kredibilitas Indonesia dalam menjalin kerja sama internasional di bidang hukum.
KEMBALINYA 28 ribu koleksi Dubois dari Belanda ke Indonesia menjadi sebuah bentuk kebanggaan sekaligus kemerdekaan ilmiah. Pithecanthropus Erectus atau ‘Manusia Jawa’
Pengelolaan yang baik terhadap naskah dan manuskrip dapat memperkuat pelindungan serta pemajuan ekosistem budaya nasional.
Benda itu meliputi 40 kilogram artefak hasil ekskavasi yang terbagi menjadi 15 kategori, termasuk perhiasan, alat bantu, keramik, gerabah, serta sisa kerangka dari 3 individu leluhur
Target ini disertai dengan fokus pada kualitas kunjungan, melalui penguatan kurasi pameran, program edukasi, serta peningkatan kenyamanan pengunjung.
MNI tengah menyiapkan alih fungsi auditorium pada basement gedung jadi masjid. Fasilitas ibadah itu ditargetkan dapat digunakan pada akhir Januari 2026.
Dengan kenaikan tarif, rekreasi edukatif justru menjadi pengrusakan (de-kreasi) karena orangtua harus menambah biaya.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
Gol A Gong menilai kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved