Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Tiket Museum Nasional jadi Rp50 Ribu, Wisata Edukatif Seharusnya Bertarif Murah

M Iqbal Al Machmudi
04/1/2026 17:35
Tiket Museum Nasional jadi Rp50 Ribu, Wisata Edukatif Seharusnya Bertarif Murah
Pengunjung melihat koleksi benda repatriasi pada pameran bertajuk Sejarah Awal di Museum Nasional Indonesia(ANTARA FOTO/Reno Esnir)

GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.

Ia menilai destinasi wisata edukatif untuk pelajar harus bertarif murah atau wajar, dalam arti terjangkau oleh masyarakat, termasuk orangtua pelajar yang penghasilannya rendah.

"Jika dinaikkan, tandanya pemerintah tidak memiliki itikad untuk mendukung program pendidikan. Pemerintah justru cenderung berpihak pada pengusaha wisata jika destinasi milik swasta atau memeras rakyat jika destinasi wisata dikelola pemerintah," kata Acep saat dihubungi, Minggu (4/1).

Dengan kenaikan tarif tersebut ia menilai rekreasi edukatif bisa berubah menjadi de-kreasi, karena siswa bukan mendapat penyegaran kembali kreativitas (rekreasi) pada masa libur, tetapi justru mengalami pengrusakan (de-kreasi) karena orangtua harus menambah pengeluarannya yang akan berakibat kepada ekonomi keluarga. 

"Ketimbang tarif dinaikkan, seharusnya digratiskan dan sediakan fasilitas pendidikan rekreatif yang lengkap dan fungsional," ungkapnya. 

Destinasi wisata bernilai edukasi idealnya dibuat sebagai wahana agar pelajar bergembira untuk belajar. 

"Di samping itu, juga harus terjangkau dan mudah diakses. Jadikan destinasi wisata pendidikan sebagai wahana untuk menyuburkan tumbuhnya budaya belajar, baik bagi siswa maupun guru," pungkasnya. (Iam/M-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya