Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND indie asal Bogor, Billkiss, kembali hadir dengan single terbaru yang berjudul Rela. Lagu ini menjadi rilisan keenam dari band yang sedang bersiap untuk merampungkan album penuh perdana mereka.
Rela ditulis oleh bassist Billkiss, Helvi Eriyanti, dan terinspirasi dari kisah nyata teman dekatnya yang terjebak dalam hubungan cinta segi empat.
Kisah cinta tersebut menggambarkan dilema dua hati yang saling menyayangi namun harus merelakan satu sama lain demi mempertahankan hubungan dengan pasangan masing-masing.
Baca juga : Yojiro Noda Rilis Single Kedua, Pain Killer
Dalam lagu ini, Maulin, vokalis Billkiss, menyampaikan dengan penuh emosi bagaimana seseorang harus merelakan orang yang dicintai meskipun rasa cinta masih ada.
Lirik yang mendalam dan relatable seperti "Sayang memang benar kucinta, namun kita tak mungkin bersama" menjadi inti dari lagu ini, membawa pendengar masuk dalam perasaan yang sama.
Taufik Qpot, gitaris Billkiss, menambahkan bahwa Rela adalah salah satu bagian dari proyek album pertama mereka yang kini sudah mencapai 90% penyelesaian.
Baca juga : Neriah Bahas Kebahagiaan dan Ketidakpastian Romansa di Single Don't Let Go
Proses produksi lagu ini dibantu arranger Juna dan M Aditia Sahid, serta direkam di Lancar Jaya Studio dengan bantuan Robi untuk mengisi part keyboard.
Maulin menambahkan dirilisnya Rela adalah langkah penting bagi Billkiss menuju penyelesaian album penuh yang akan segera dirilis.
Lagu Rela resmi dirilis pada 13 September 2024 dan sudah bisa dinikmati di berbagai platform streaming digital. Selain itu, video lirik Rela juga telah tersedia di channel YouTube resmi Billkiss.
Baca juga : Comeback Setelah Vakum 5 Tahun, Zat Kimia Rilis Single Mata Hari
Lirik lagu Rela dari Billkiss
RELA – BILLKISS
Cipt. Helvi Eriyanti
Verse
Awalnya ku tak yakin
Dengan perasaanku
Kamu yang membuatku
Jatuhkan hatiku
Baca juga : Trio GAC Kembali Lewat Single Higher
Namun kini ku tahu
Ternyata bukan aku
Yang mampu membuatmu
Jatuhkan hatimu
Chorus
Sayang memang benar ku cinta
Namun kita tak mungkin bersama
Sayang memang benar ku mencintaimu
Namun aku harus bisa merelakanmu
Namun kini ku tahu
Ternyata bukan aku
Yang mampu membuatmu
Jatuhkan hatimu
Chorus
Sayang memang benar ku cinta
Namun kita tak mungkin bersama
Sayang memang benar ku mencintaimu
Namun aku harus bisa merelakanmu
Bridge
Kini tiba waktunya
Aku berhenti melangkah
Walaupun aku tahu ini tak akan mudah
Chorus
Sayang memang benar ku cinta
Namun kita tak mungkin bersama
Sayang memang benar ku mencintaimu
Namun aku haruuuus
Sayang memang benar ku cinta
Tak mungkin bersama
Sayang ku benar ku mencintaimu
Namun aku harus bisa merelakanmu (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved