Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Brisia Jodie baru saja merilis lagu berjudul Tak Ada Restu setelah cukup lama tidak mengeluarkan karya-karyanya. Proses pembuatan lagu ini pengerjaannya cukup panjang.
Seperti biasa Brisia Jodie merilis lagu yang relate dengan kisah kebanyakan orang yang dirangkum dalam satu lagu berjudul Tak Ada Restu.
"Prosesnya lumayan panjang, karena saat ini aku sudah tidak ada di dalam label. Aku lagi mencoba untuk jalan sendiri secara indie, dibantu tim, sahabat dan keluarga aku. Lumayan naik turun prosesnya, tapi Puji Tuhan sudah sampai di titik ini," ujar penyanyi kelahiran Yogyakarta, 28 tahun lalu ini.
Baca juga : Habibi Rilis Single Perdana, Indahnya Ciptaaan Tuhan
"Alasan memilih judul lagu Tak Ada Restu karena memang isi lagunya tentang dua orang yang sedang memperjuangkan restu tapi belum ketemu deh sama restunya," sambung Brisia.
"Kebetulan lagu ini bukan aku yang ciptain tapi temen-temen aku Moh Eka Saputra, Kiay Demak, Yavi Aria, dan Seto Bramana. Mereka juga sudah pernah menciptakan beberapa lagu untuk teman-teman penyanyi lain juga," lanjutnya.
Lagu Tak Ada Restu ini memang sangat buat Brisia jatuh cinta waktu pertama kali dengarnya. Karena, menurut Brisia, lagu yang bagus adalah lagu yang bisa mewakili cerita banyak orang.
Baca juga : Josh Makazo Bahas Soal Pengkhianatan di Single Belong To You
Terwujudnya single ini dibantu oleh beberapa pihak antara lain: Tim dari Maure Indonesia, Sahabat, dan kedua orangtua Brisia pun turut mendukung kariernya.
"Selain itu kakak Michael Juan, mas cliff manajer, mba Sonia, Mas Irvan nat, Hasna, Erfatah, Rizky, Glen Samuel, Bunda Syafri, Omty, Kak Barsena, Maliq Azis, Elvira," ungkap Brisia.
Untuk single lagu ini, Brisia Jodie juga mau berpesan ke semua pendengar lagunya, "Kejarlah mimpimu setinggi bintang di langit dan raihlah apapun yang mau kamu capai, wujudkan cita - cita dengan kerja keras dan doa. Selalu berbuat baik, berkarya baik, hidup baik, selalu menjadi orang baik."
Terwujudnya single Tak Ada Restu ini menjadi titik awal Brisia bukan hanya sebagai seorang penyanyi tapi juga sebagai produser untuk karya-karyanya sendiri.
Brisia berharap, lagu Tak Ada Restu ini bisa mewakili cerita hidup teman-teman dan bisa menjadi lagu favorit di kancah musik tanah air. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved