Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGARAH musik album Badai Pasti Berlalu Eros Djarot mengungkapkan cara mendapat inspirasi saat proses kreatif penciptaan lagu-lagu dalam album yang rilis pada 1977 itu.
Eros mengatakan untuk menulis lagu tema pengisi film berjudul sama itu, tidak semata-mata hanya menonton hasil jadi film yang sudah rampung. Dirinya bahkan ikut terlibat selama proses syuting agar memahami lebih dekat curahan emosi dan perasaan yang ditampilkan film tersebut.
"Kalau kita bikin musik itu kan biasanya kita harus liat filmnya dulu, saya justru terlibat dari mereka syuting saya ingin tahu supaya lebih
dekat. Karena saya kan dari umur 19 hidup di Eropa sehingga individunya berbeda," kata Eros, dikutip Selasa (27/8).
Baca juga : Badai Pasti Berlalu: Persinggungan Musik dengan Film di Tahun 1977
Bagi Eros, merasakan langsung perasaan dan interaksi romansa seperti yang diinterpretasikan oleh film Badai Pasti Berlalu membuatnya lebih mudah mendapatkan imajinasi untuk menciptakan lagu yang mendukung penyampaian emosi sebuah adegan.
"Pada saat saya menciptakan itu, saya bermain dengan imajinasi saya, dengan patokan tidak boleh melebihi emosi yang ada tapi lebih baik saya
mentransformasi apa yang saya rasakan. Tentu saya tempelkan ke film dengan harapan musik itu kan justru harus mengentalkan dan menguatkan dramanya atau justru mengurangi," ujarnya.
Menurut dia, proses kreatif yang hanya terpaku pada visual film tidak akan mengembangkan imajinasi untuk menciptakan lagu.
Baca juga : Fryda Lucyana Ajak Medoakan Indonesia Lewat Single Doa Untuk Negeri
"Gambar adalah yang mengikat, saya disiplin untuk tidak terlalu menyebar. Tapi untuk mendapatkan rohnya, saya hanya bergantung pada adegan yang saya lihat, mungkin saya terperangkap. Saya tidak mau terperangkap oleh itu," ujarnya.
Album Badai Pasti Berlalu dirilis pada 1977, berisi lagu tema film dengan judul yang sama arahan sutradara Teguh Karya serta dibintangi Christine Hakim, Roy Marten, dan Slamet Rahardjo.
Eros Djarot sebagai pengarah musik, mengajak beberapa penyanyi dan musisi dalam proses produksi album ini antara lain Chrisye, Berlian Hutauruk, Yockie Suryo Prayogo, Keenan Nasution, Debby Nasution, dan Fariz RM.
Pada 2007, majalah Rolling Stone Indonesia menobatkan Badai Pasti Berlalu sebagai album Indonesia terbaik sepanjang masa. (Ant/Z-1)
Minat pada film nasional terus bertumbuh, pada 2025 dari 130 juta tiket bioskop yang terjual, sebanyak 60% di antaranya merupakan karya sineas lokal.
Berlatar di sebuah apartemen mewah di New York City, film They Will Kill You mengikuti kisah Asia (Zazie Beetz), seorang mantan narapidana yang mencoba menata ulang hidupnya.
Maudy Ayunda membawakan dua lagu sekaligus untuk soundtrack Para Perasuk yaitu Aku yang Engkau Cari dan Di Tepi Lamunan di bawah arahan produser musik Lafa Pratomo.
Meski proses aplikasi riasan memakan waktu, Angga Yunanda menyebut tantangan terberat justru muncul saat proses pembersihan setelah syuting selesai.
Kisah nyata pembebasan 36 sandera di Selat Malaka yang penuh ketegangan diangkat ke layar lebar dengan judul The Hostage's Hero.
Tim produksi menemukan bahwa Uluwatu bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang refleksi yang menawarkan keseimbangan antara kemewahan dan spiritualitas alam.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan lagu Cicak-cicak di Dinding bukanlah sekadar pemanis, melainkan cerminan perilaku entitas hantu di dalam film Ghost in the Cell.
Jingle perusahaan merupakan instrumen promosi, bukan komersial.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
60 pencipta lagu yang tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SPOTIFY resmi merilis Wrapped 2025 untuk para pendengar di seluruh dunia. Setiap tahunnya, Spotify Wrapped merangkum perjalanan mendengarkan musik dan podcast
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved