Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Sepanjang 2025 130 Juta Tiket Bioskop Terjual, 60% Diraup Film Lokal

Iis Zatnika
03/4/2026 10:35
Sepanjang 2025 130 Juta Tiket Bioskop Terjual, 60% Diraup Film Lokal
Karakter Pelangi dalam film "Pelangi di Mars."(Dok Pelangi di Mars)

Minat pada film nasional terus bertumbuh, pada 2025 dari 130 juta tiket bioskop yang terjual, sebanyak 60% di antaranya merupakan karya sineas lokal. Peningkatan itu juga terjadi pada 2026, jumlah penonton telah mendekati 15 juta dan sekitar setengahnya menonton enam judul film Indonesia yang dirilis pada periode libur Lebaran. 

Enam film yang dirilis pada jelang Lebaran dan kini masih tayang adalah: Danur: The Last Chapter yang bergenre horor dan menjadi penutup seri Danur. Berikutnya, Tunggu Aku Sukses Nanti yang bertema drama keluarga. Genre horor lainnya juga bisa dinikmati di film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Sedangkan di jajaran film keluarga ada yang bertema anak yaitu Na Willa yang diadaptasi dari buku, bertema drama komedi yaitu Senin Harga Naik. Ada pula film keluarga bertema petualangan anak Pelangi di Mars.

Demikian terungkap dalam Intimate Screening Film "Pelangi di Mars" yang dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Kamis (2/4). 

"Fiksi sains itu genre yang jarang diangkat, begitu juga isu lingkungan, dua tema itu bisa kita nikmati di film Pelangi di Mars. Kita juga bisa melihat inovasi teknologi extended reality (XR)  yang umumnya digunakan dalam pengembangan gim, namun kini diterapkan dalam produksi film," kata Teuku. 

Dukungan pada film lokal, kata Teuku, juga diperlukan karena serapan sumber daya manusianya yang terbilang besar. Film Pelangi di Mars sendiri melibatkan sekitar 300 animator dan 500 kru yang bekerja dalam masa produksi selama lima tahun. (X-6)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Iis Zatnika
Berita Lainnya