Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Angga Yunanda membagikan pengalamannya memerankan karakter Bayu dalam film terbaru karya sutradara Wregas Bhanuteja, Para Perasuk. Dalam film ini, Angga tampil totalitas sebagai manusia silver yang mengharuskan seluruh tubuhnya dilumuri cairan berwarna perak.
Angga mengungkapkan bahwa proses periasan wajah dan tubuhnya dilakukan dengan sangat detail agar warna perak tersebut terlihat sempurna di depan kamera.
“Memang tebal banget karena emang lumayan susah untuk bisa mencapai warna se-silver itu, apalagi kamera film beda, apa yang kelihatan di aslinya belum tentu sama seperti yang di kamera, jadi harus di-touchup (dirias) sampai ke sela-sela terkecil,” ujar Angga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (30/3).
Meski proses aplikasi riasan memakan waktu, Angga menyebut tantangan terberat justru muncul saat proses pembersihan setelah syuting selesai. Menurutnya, cairan warna tersebut sangat sulit dihilangkan dari kulit.
“Jadi yang paling susah sebenarnya bukan pengaplikasian dan syutingnya, ngelepasnya membersihkannya itu susah sekali. Lumayan lama sih lama aku ngelepasnya,” imbuhnya.
Para Perasuk bukan sekadar film horor biasa. Wregas Bhanuteja mengeksplorasi fenomena kerasukan sebagai pengalaman komunal masyarakat, alih-alih hanya menonjolkan sisi eksotisnya.
Ceritanya berfokus pada pencarian obsesif sekelompok anak muda untuk menjadi perantara roh di tengah ancaman yang melanda desa mereka.
Selain Angga Yunanda, film ini juga bertabur bintang papan atas seperti Maudy Ayunda, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, hingga Anggun C. Bagi para pencinta sinema tanah air, Para Perasuk dijadwalkan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 23 April 2026. (aNT/z-1)
Kisah nyata pembebasan 36 sandera di Selat Malaka yang penuh ketegangan diangkat ke layar lebar dengan judul The Hostage's Hero.
Tim produksi menemukan bahwa Uluwatu bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang refleksi yang menawarkan keseimbangan antara kemewahan dan spiritualitas alam.
Kedutaan Besar Prancis di Indonesia melalui Institut français d’Indonésie (IFI) =menghadirkan Clermont-Ferrand Night.
Selain regulasi, PARFI’56 juga menyoroti ketimpangan sebaran layar bioskop yang masih terpusat di Pulau Jawa.
Selain duet komedian Oki Rengga dan Lolox yang memberikan penyegaran lewat sisi humor, film Tiba-Tiba Setan turut diperkuat oleh deretan aktor dan aktris ternama.
Selain duet komedian Oki Rengga dan Lolox yang memberikan penyegaran lewat sisi humor, film Tiba-Tiba Setan turut diperkuat oleh deretan aktor dan aktris ternama.
Chuck Norris bukan sekadar meme. Lewat Chun Kuk Do, ia merevolusi bela diri Barat dengan sistem hybrid dan kode etik ksatria yang mendunia.
Hanya sembilan hari sebelum kepergiannya, Chuck Norris sempat mengunggah video di media sosial yang kini menjadi sangat emosional bagi para penggemar.
Chuck Norris mengembuskan napas terakhirnya di sebuah fasilitas medis di Pulau Kaua'i, Hawaii, pada Kamis (19/3/2026) pagi waktu setempat.
Aktor laga legendaris Chuck Norris meninggal dunia di usia 86 tahun di Hawaii. Simak perjalanan karier bela diri dan daftar film ikoniknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved