Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ILLUMINATI Hotties, proyek musik dari produser dan sound engineer peraih penghargaan Grammy, Sarah Tudzin, kembali dengan album baru, Power, yang akan dirilis melalui Hopeless Records pada 23 Agustus mendatang.
Sebelum merilis album tersebut, akhir pekan lalu, Tudzin merilis The L, sebuah lagu yang hadir dengan berbagai macam suara distorsi gitar dan juga sentuhan musik pop yang sempurna.
Lagu ini melanjutkan kesuksesan dari single sebelumnya, Didn't, yang turut menampilkan Cavetown dan juga Can't Be Still.
Baca juga : Stand Atlantic Bicara Soal Pertemanan Toxic di Single Frenemies
Mengenai lagu terbarunya, Tudzin mengatakan, "The L merupakan lagu mengenai kapan kita tahu harus mundur. Hal ini adalah pembelajaran bagiku juga dan aku beruntung bisa mempelajari hal ini berulang-ulang kali karena pada akhirnya aku bisa menyingkirkan egoku demi mencari sebuah resolusi. Kita semua bisa saja berpisah dan pergi ke jalur masing-masing yang kita pilih namun aku akan mengambil jalur L"
"Vokal di bagian bridge yang ada pada lagu ini diambil dari rekaman versi demo. Bagian tersebut kami gunakan karena rekaman tersebut berhasil menangkap betapa rentannya perasaanku saat aku menyingkirkan egoku dan menyerah atas dasar berkompromi."
"Terkadang apabila kita sudah terbiasa hidup sendiri, yakin akan semua pilihan kita sendiri bersikap keras pasti kita akan sulit untuk bisa menavigasi hubungan kita dengan orang lain, namun dengan lagu ini aku sudah lebih berserah diri karena pada akhirnya cinta itu harus keluar sebagai pemenangnya," lanjutnya.
Baca juga : Band SMSx Rilis Single Kopi Cinta
Tema mengenai kesedihan, kegembiraan, dan kesibukan dalam kehidupan modern ini, semuanya akan disampaikan melalui 13 lagu yang ada pada album Illuminati Hotties mendatang.
Meski karakter dan keadaan pada lagu ini akan sedikit dilebih-lebihkan, namun hal tersebut menawarkan gambaran dari dunia Tudzin dengan orang-orang yang ada di dalam lagunya.
Sejak kesuksesan perilisan album Let Me Do One More pada 2020, Tudzin tidak pernah berhenti untuk berkarya.
Sebagai produser sekaligus sound engineer yang paling dicari-cari, ia telah mengerjakan berbagai macam album dari beragam musisi mulai dari boygenius, Weyes Blood, Speedy Ortiz, Cloud Nothings, dan masih banyak lainnya, memenangkan penghargaan Grammy, dan mengukuhkan namanya sendiri sebagai seorang musisi yang kehadirannya wajib diantisipasi di industri. (Z-1)
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved