Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP pop-akustik D'Cinnamons merilis single baru berjudul Bukan Salah Kopi. Single ini turut memperdengarkan permainan gitar dari maestro fingerstyle Jubing Kristianto.
"Lagu ini terinspirasi dari momen di sebuah kedai kopi kecil di Bandung. Kursi yang tidak berjarak, membuat pengunjungnya mau tidak mau bisa mendengar obrolan 'kursi' sebelah. Dan mau tidak mau, akhirnya tergelitik untuk saling berinteraksi," tulis D'Cinnamons dalam keterangan resmi.
Lagu Bukan Salah Kopi ditulis dari inspirasi saat vokalis dan gitaris Diana Widoera (Dodo) ke sebuah kedai kecil dan pengalaman itu menggelayut dalam benaknya hingga berujung lahirnya sebuah lagu.
Baca juga : RINI Rilis Single Matter To You
Kedai kopi sederhana yang tidak menyediakan sofa dan wi-fi itu ternyata membawa kehangatan yang mendorong pengunjungnya untuk berinteraksi.
Baca juga : Jesenn Rilis Single Kelima Baik Adanya
"Tapi apa yang terjadi ternyata di balik kesederhanaan ini, kopi bukan sekadar rasa, tempat, dan internet. Tapi menggugah panggilan manusia yang paling dasar, yaitu panggilan untuk bersosialisasi," kata Dodo.
Dodo lebih dalam mengendapkan bahwa esensi manusia adalah saling berinteraksi. Kopi bisa menjadi sarana yang menyatukan orang-orang dengan berbagai latar belakang ke dalam percakapan hangat.
“Kenapa kami sepakat kasih judul Bukan Salah Kopi? Karena ternyata yang membuat kopi itu terasa hangat bukan dari kopinya, tapi dari interaksi manusianya. Mau dimanapun kita menyeruput kopi, semewah atau sesederhana apapun tempat kita ‘ngopi’, tetap akan terasa hangat dan nikmat bila dibubuhkan interaksi. Baik dengan orang-orang terdekat, atau dengan orang yang baru kita kenal sekalipun,” lanjut bassist Riana Mayasari.
Baca juga : Gini Gini Aja, Ode Langit Sore untuk Mereka yang Merasa Terjebak
Jubing Kristianto yang menjadi kolaborator pun sepakat dengan esensi dari komunikasi dan kehidupan social manusia yang mungkin kerap terabaikan.
Melalui lagu ini, Jubing berharap ada kehangatan yang hadir untuk kita terus saling menjaga kehidupan bersosial, setidaknya lewat salam dan sapa.
"Mendengar lagu ini ada perasaan nyaman, hangat, dan intim. Serasa memeluk kenangan-kenangan lama. Liriknya pun mencerahkan, mengingatkan kita agar jangan lupa berbicara atau sekadar menyapa kepada keluarga atau teman-teman kita."
"Lewat single ini, D'Cinnamons juga menghadiahi saya pengalaman baru. Biasanya bila membantu mengisi musik untuk rekaman, saya main gitarnya di dalam lagu. Namun, baru kali ini saya diberi kesempatan bikin komposisi pendek untuk dimainkan di akhir lagu saja. Seperti apa jadinya? Yuk kita dengarkan!" tukas Jubing. (Z-1)
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved