Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan produser keturunan Indonesia dan Kanada, Jordan Astra, merilis single baru berjudul After Midnight.
Penyanyi dan penulis lagu di jalur soul dan R&B itu memadukan gaya musik ala Pharrell Williams dan Jamiroquai, dengan sepercik warna dari Bruno Mars dan SG Lewis. Hasilnya adalah sound yang lekat dengan identitas musiknya.
Single After Midnight menangkap nuansa malam-malam di musim panas. Saat matahari sedang terbenam di kejauhan dan saat kita sedang bersantai di dalam kolam renang.
Baca juga : Alex Siegel Rilis Album Walk You Home
Lagu terbaru Astra itu diproduseri produser asal Finlandia, Misha. Ia mengirimkan After Midnight kepada Astra pada tahun lalu dan seharusnya masuk ke dalam EP Man from East milik Astra, yang dirilis pada 2023.
Baca juga : Kadri Daur Ulang Lagu Farid Hardja, Karmila
Ditulis untuk merayakan datangnya musim panas, Astra berbagi tentang lagu ini, "Kami selalu ingin membuat sebuah lagu yang mengambil elemen dari orang-orang dan band-band terfavorit kami. Genre R&B dan musik yang kami buat adalah jenis musik yang membuat suasana menjadi menyenangkan,"
Astra memulai kariernya di masa kuliah lewat beat-beat yang ia produseri. Selama beberapa tahun berikutnya, ia memproduseri sejumlah musisi Kanada.
Namun, Astra merasa kariernya tidak kunjung tumbuh secara pesat. Ia pun memutuskan untuk menjadi mengambil kendali dan keluar dari balik layar.
EP barunya Far Deeper siap dirilis pada tahun ini. Far Deeper menjadi volume ke-2 dari trilogi EP-nya yang membahas topik seputar ketidakpastian serta keberanian untuk mengambil kesempatan.
Astra, baru-baru ini, bergabung di label Mind of a Genius Records yang menjadi rumah bagi musisi-musisi seperti Gallant, Zhu, dan THEY. (Z-1)
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved