Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKSES menggelar tur di Inggris, bulan lalu, Wasia Project, duo musik yang terdiri dari kakak beradik William G Hardy dan Olivia Hardy, membagikan single terbaru mereka, Is This What Love Is?, sekaligus menjadi rilisan musik pertama mereka pada 2024.
Single yang menentang batasan genre itu mengeksplorasi sebuah pengalaman yang universal. Lagu tersebut memberikan sesuatu yang sama-sama menggembirakan dan juga menenangkan.
Melalui lagu ini, mereka juga sekaligus mencoba meningkatkan tempo mereka setelah single-single sebelumnya.
Baca juga : Jason Ranti Jadikan Hari-Hari Musik Doa untuk Kebahagiaan
Is This What Love Is? merupakan sebuah lagu yang bernuansa sinematik, memiliki keseimbangan yang pas antara lagunya terdengar sopan dan juga megah di waktu yang bersamaan, sound ini telah menjadi ciri khas dari duo ini dalam karya musiknya.
Baca juga : Gio Lelaki dan Faizal Lubis Rilis Single London Has Cried
Dengan Is This What Love Is?, mereka semakin memperkuat status Wasia Project sebagai proyek musik yang wajib disimak. Sambil mencoba membentuk jalan mereka sendiri, Wasia Project juga dapat ditakdirkan sebagai proyek musik yang bisa menjadi suara generasi baru.
Wasia Project mengatakan, "Is This What Love Is? menggambarkan pengalaman emosional yang tidak terkendalikan. Bagaikan sebuah mobil yang sedang melaju cepat, dengan orang yang kita tidak kenali sedang mengemudi. Lagu ini mempertanyakan rasa kesedihan dan keraguan dalam segala bentuk cinta, dan drama yang datang bersama dengannya sekaligus rasa kepedulian yang mendalam untuk banyak hal yang berhubungan dengan perasaan tersebut."
Kini, Filipina dan Indonesia telah masuk dalam 10 most streamed market Wasia Project secara global.
Baca juga : Vaultboy Gandeng Salem Ilese di Single Closer
Is This What Love Is? mengikuti single mereka sebelumnya, Remember When, sebuah lagu balada yang menyentuh hati yang dirilis pada akhir tahun lalu, lagu My Lover Is Sleeping yang juga sangat menyentuh, yang disertai dengan visual animasi oleh Patrick Atkins, dan lagu indie-pop favorit penggembarnya Petals on the Moon.
Selain lagu yang telah dirilis, juga ada video untuk lagunya yang populer Ur So Pretty, sebuah lagu balada romantis yang mendalam yang dipimpin oleh suara dentingan piano dan juga lagu yang menunjukkan elemen jazz dari pop duo ini secara luar biasa.
William juga dikenal karena perannya sebagai Tao Xu dalam serial drama hit Netflix LGBTQ+ Heartstopper dan single tersebut ditampilkan pada adegan penutup musim kedua yang ditayangkan pada awal Agustus 2023.
Baca juga : Jesenn Rilis Single Bahagia Ya Kamu
Terbentuk pada 2019, warisan campuran darah Inggris dan Asia juga memiliki latar belakang edukasi terhadap musik klasik telah menginspirasi duo ini untuk memiliki pendekatan yang global terhadap musik pop, yang secara langsung mencoba menggabungkan gaya dan referensi musik yang melintasi batasan-batasan genre yang ada dari seluruh belahan bumi.
Dalam lagu-lagu mereka, pendekatan DIY dengan kamar tidur yang hening berpadu dengan kecerdasan bermain musik klasik, dan musik disko yang melebur dengan elemen musik jazz akhirnya menjadi pembeda dari proyek musik lainnya yang ada di luar sana.
Resonansi vokal Olivia dapat dibandingkan dengan Rickie Lee Jones dan Joni Mitchell dalam kekayaan dan pembawaannya yang dewasa, dan kompleksitas melodi dan lirik yang mendalam dari band ini mencerminkan semangat musisi lainnya seperti Mitski, Weyes Blood, Angel Olsen, dan Aldous Harding, yang juga mereka akui sebagai beberapa nama yang mempengaruhi suara musik mereka.
Duo ini baru saja menyelesaikan tur headline mereka di Inggris selama 7 hari dan semua tanggalan tersebut berhasil yang terjual habis, mereka juga akan mendukung Tom Odell dalam tur Eropa mendatang.
Wasia Project akan memulai tur perdana mereka di Amerika Serikat sebagai musisi pembuka untuk Laufey pada April ini, lalu dilanjutkan dengan dua pertunjukkan headline di Los Angeles dan juga New York. Kedua pertunjukkan tersebut juga sudah terjual habis dalam hitungan detik. (RO/Z-1)
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Isotope mengikuti perilisan single pertama baroque-pop Wasia Project Is This What Love Is? dan lagu pop balada Takes Me Back Home.
Single Takes Me Back Home dirilis bersamaan dengan pengumuman EP kedua Wasia Project yang berjudul Isotope.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved