Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu Vaultboy berkolaborasi dengan Salem Ilese di single barunya, yang berjudul Closer. Ini menjadi kolaborasi kedua Vaultboy dengan penyanyi asal Amerika Serikat (AS) tersebut yang viral lewat lagu Mad At Disney.
Mereka sebelumnya telah berkolaborasi di lagu Don't Shop When You're Hungry" di album milik Ilese, High Concept, yang dirilis tahun lalu.
Disebut sebagai The King of Sad Songs oleh Rolling Stone, Vaultboy dikenal dengan musiknya yang tidak ragu untuk menunjukkan suasana hatinya.
Baca juga : Jesenn Rilis Single Bahagia Ya Kamu
Single Closer menceritakan tentang rasa kasmaran antara dua orang yang perlahan sedang tumbuh, walaupun keduanya belum menentukan status mereka – apakah ini adalah pertemanan yang platonik atau sebuah hubungan asmara?
Baca juga : Vania Abby Rilis Single LouD!
"Lagu ini menceritakan saat kalian berdua tahu bahwa kalian saling menyukai dan tahu arah yang akan dituju namun tidak ada yang berani mengucapkan apa pun. Salem dan aku menulis lagu ini dari pengalaman pribadi kami masing-masing dan kami harap kalian dapat merasa terhubung dengan kisah kami," ungkap Vaultboy
"Lagu ini tentang fase awal dari sebuah hubungan dan bagaimana rasanya sangat menyenangkan dan juga menyiksa. Lagunya dibuat saat Vaultboy dan aku sedang di sebuah sesi menulis dan lagunya hanya dibuat dalam beberapa jam saja dan rasanya seperti kami sedang nongkrong bersama," timpal Ilese.
Di Closer, Vaultboy dan Ilese berkolaborasi dengan duo penulis lagu dan produser Colin & Alex yang sering menjadi rekan kolaborasi Vaultboy.
Baca juga : J-Rocks Rilis Single Tanpa Air Mata
Lagu terbaru Vaultboy diambil dari album perdananya, Everything and Nothing yang siap dirilis pada 10 Mei 2024.
Sebelumnya Vaultboy telah merilis sederet single yang sukses meraih jutaan stream termasuk Everything, Everywhere featuring eaJ, Everything Hits Me At Once, dan Where tf Have You Been?.
Talenta menulis lagu Vaultboy telah memenangkan jutaan hati di seluruh dunia sejak ia melakukan debut [ada 2021 lalu dan sukses mengumpulkan lebih dari 650 juta stream secara global. Ia membahas berbagai luapan perasaan lewat karya-karyanya dengan penuh percaya diri dan lewat lirik-liriknya yang serba relatable.
Kepiawaian Vaultboy dalam meramu lagu-lagu pop serba catchy terdengar di setiap rilisannya, mulai dari single viralnya Everything Sucks hingga single-single lainnya seperti Rocket Science, Aftermath, dan I Think I Wanna Text U.
Hanya dalam dua tahun, Vaultboy berhasil memenangkan hati jutaan pendengar musik di seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang saat ini masuk ke daftar negara-negara yang paling sering memainkan musik Vaultboy. (RO/Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved