Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND J-Rocks merilis single terbaru yang berjudul Tanpa Air Mata. Single ini membawa nuansa musik yang khas dari band tersebut dan menandai langkah baru dalam perjalanan musik mereka.
Masih dengan formasi original mereka yaitu Iman mengisi vokal, Anton sebagai drummer, Sony pada gitar, dan Wima di bass, J-Rocks menjawab pertanyaan banyak penggemar nya yang menantikan single terbaru di 2023 dan memberi bukti nyata dari semangat dan dedikasi mereka selama 2 dekade terhadap dunia musik Indonesia.
Tanpa Air Mata adalah sebuah karya yang yang ditulis Wima bersama Alam Urbach pada 2022 lalu.
Baca juga : Head Head Lakukan Comeback Lewat Single Meet Me In Heaven
Lewat single Tanpa Air Mata, band ini menghadirkan kombinasi yang kuat antara instrumen rock khas J-Rocks dengan sound design yang modern dan lirik yang lirih dan bermakna.
Baca juga : Debut di Kancah Musik Tanah Air, Rhea Asmara Rilis Single Perdana Berjudul 'Glue'
Lagu ini mencerminkan perasaan, pengalaman, dan emosi yang mendalam seseorang yang merasakan kesendirian, kehilangan jati diri sehingga dapat dengan mudah menciptakan hubungan emosional dengan pendengarnya.
Proses produksi rekaman single Tanpa Air Mata dikerjakan di studio 45 Cilandak Jakarta.
Bassis J-Rocks Wima menyatakan, “Kami senang bisa berbagi karya baru ini dengan J-Rockstars. Single ini merupakan hasil kerja keras kami bersama studio 45 yang merupakan rumah kami dalam berkarya sejak masa-masa awal kami dan kami berharap lagu ini akan dapat menyentuh hati setiap pendengarnya serta mendapat apresiasi luas dari penikmat musik di manapun”
Single Tanpa Air Mata sudah tersedia di berbagai platform musik digital, sehingga para pendengar dapat dengan mudah mengaksesnya. (RO/Z-1)
Lagu ikonik dari band J-Rocks ini di-remake oleh penyanyi anak berbakat Indonesia, Atiya Purnomo, dan dihadirkan kembali dengan perspektif yang lebih muda dan penuh harapan.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved