Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS dan pengusaha muda, Prilly Latuconsina memiliki kiat dan cara tersendiri dalam menjaga kesehatan dan kebugarannya agar mendapatkan kelancaran saat menjalankan ibadah puasa. Salah satunya mengatur pola makan secara seimbang.
“Aku pribadi berusaha untuk selalu berbuka puasa dengan makanan dan minuman sehat ya. Kalau berbuka dengan yang manis suka disalahartikan ya misalnya seperti minum sirup, makan gula, makan segala macam yang banyak, padahal bukan itu artinya,” tutur Prilly di Jakarta, Senin (18/3).
Bintang film “Hangout” ini menjelaskan berbuka puasa dengan yang manis bukan berarti disalah artikan dengan mengkonsumsi jenis makanan dan minuman ultra proses yang tidak sehat bagi tubuh. Perempuan 28 tahun itu menegaskan istilah manis di sini mengacu pada buah kurma dan susu, tak hanya manis namun juga sehat.
Baca juga : Meski Puasa, Pengaturan Pola Makan Harus Tetap Dijalankan
"Kalau manis, jenisnya makanan manis yang sehat. Kalau manis aku biasanya lebih memilih untuk makan kurma saja sesuai sunnah Nabi Muhammad,” ungkap perempuan yang kini tengah menjalani hobinya dalam memancing.
Bintang film “Danur” itu menegaskan setelah berbuka dengan camilan yang manis dan sehat, dirinya akan langsung menunaikan ibadah salat maghrib lalu dilanjutkan dengan menyantap makanan berat seperti nasi dengan jenis lauk yak menyehatkan.
“Aku langsung makan berat biasanya nasi trus misalnya lauknya ayam, terus harus ada sayur. Jadi menghindari gorengan es buah gitu-gitu,” ujarnya.
Baca juga : Meski Puasa, Jangan Lupa Asupan Setengah Piring Sayuran
Prilly menyadari betapa pentingnya untuk tampil prima dan bugar sebagai seorang yang berkarir di dunia hiburan. Terlebih lagi usianya kini hampir memasuki kepada tiga sehingga jenis konsumsi harus diatur sedemikian baik.
"Karena aku mengurangi kadar gula dan mengurangi goreng-gorengan. Jadi enggak ada makan-makan kecil gitu, langsung makan berat. Menghindari kalori-kalori yang enggak penting,” tutup Prilly.
Prilly Latuconsina juga tidak ingin terkena penyakit atau bentuk fisiknya berubah drastis dengan tidak menjaga pola makan secara narural.
Baca juga : Ramadan sebagai Bulan Transformasi
“Kan dua tahun lagi aku memasuki usia 30 tahun jadi aku mikir gimana caranya meski umur 30 tahun tapi harus tetap terlihat seperti 18 tahun,” ujar Prilly Latuconsina sambil bercanda.
Prilly juga membeberkan agendanya untuk buka bersama sudah penuh selama bulan di bulan suci Ramadan tahun ini. Saking padatnya, mantan pacar Maxime itu sampai kesulitan untuk mengatur waktu buka bersama dengan keluarganya sendiri di rumah.
“Penuh. Bulan Ramadan bukannya lengang bisa leluasa buka sama keluarga di rumah, malah penuh,” ujar Prilly Latuconsina.
Kendati demikian, Prilly kini mengku telah hidup mandiri dengan tinggal di apartemen sehingga aktivitas sahur dijalankan secara mandiri dengan memasak tanpa bantuan orang lain.
“Aku ke kantor tuh suka pagi, jadi aku tinggal di apartemen yang ada di Jakarta Selatan. Biasanya di luar Ramadan harus masak sendiri dan sahur Ramadan juga masak sendiri,” ujarnya. (Z-3)
Guru Besar Gizi UI Prof Sandra Fikawati peringatkan risiko porsi makan tak terkontrol saat Lebaran yang picu lonjakan gula darah dan kolesterol.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Jungkook BTS ungkap rahasia diet satu kali sehari (OMAD) dan rutin olahraga. Simak analisis pakar kesehatan mengenai efek samping dan tips diet sehatnya.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Sederet Makanan yang Meningkatkan Risiko Kanker Paru diantaranya ultra processed food
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Jika kondisi tidak mereda dan terjadi gejala berat yang ditandai dengan nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah atau sesak napas, maka sebaiknya jangan memaksakan diri berpuasa.
puasa tidak hanya membawa spirit ilahiah, melainkan juga memiliki konstruksi nilai dan orientasi insaniyah.
Rasa lapar saat puasa berkaitan erat dengan komposisi menu sahur.
Saat berbuka adalah puncak kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan haus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved