Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM horor terbaru Joko Anwar, produksi rumah produksi Come and See Pictures merilis trailer resmi yang membawa atmosfer mencekam.
Dalam trailer tersebut, pemeran utama film Siksa Kubur, Faradina Mufti dan Reza Rahadian memperlihatkan transformasi mereka menjadi Sita dan Adil, karakter utama di film tersebut.
"Faradina Mufti dan Reza Rahadian bukan saja memainkan peran, tapi, bertransformasi menjadi karakter yang mereka bawakan. Demikian juga dengan jajaran pemain lain," kata Joko Anwar dalam konferensi pers penayangan trailer Siksa Kubur, Rabu (13/3).
Baca juga : 7 Negara di Luar Indonesia bakal Rasakan Ngerinya Siksa Kubur
Joko Anwar menyebut menggarap film horor religi Siksa Kubur membutuhkan kedewasaan sebagai manusia dan juga kreator. Oleh sebab itu, dalam momentum film panjangnya yang kesepuluh, dia merasa bekal itu telah cukup untuk membuat tema film yang membicarakan tentang kehidupan di alam kubur pascakematian manusia.
Baca juga : Akhirnya Main Film Horor Lagi, Ini Alasan Reza Rahardian Bintangi Siksa Kubur
Keseriusannya untuk menggarap film Siksa Kubur pun sampai membuat Joko Anwar mundur dari proyek film dari studio Hollywood pada tahun lalu.
"Dalam proses yang kami lalui, kami melakukan berbagai kajian berdasarkan riset, kajian agama, baik dalam bentuk audio, buku hingga ceramah, lalu mendiskusikannya bersama, agar tidak menyalahi ajaran agama dan bisa jadi bahan renungan penonton, dan kami para pembuatnya. Para pemeran juga betul-betul berpikir, sehingga sebelum syuting mereka mendiskusikan tema tentang siksa kubur secara serius," kata Joko.
Siksa Kubur bercerita soal Sita yang diperankan oleh Faradina Mufti, yang tidak percaya agama, setelah kedua orangtuanya jadi korban bom bunuh diri.
Sejak saat itu, tujuan hidup Sita hanya satu, yakni mencari orang yang paling berdosa dan ketika orang itu meninggal, Sita ingin ikut masuk ke dalam kuburannya untuk membuktikan bahwa siksa kubur tidak ada dan agama tidak nyata. Namun, ada konsekuensi yang mengerikan bagi mereka yang tidak percaya.
Siksa Kubur akan tayang di bioskop Indonesia pada lebaran tahun ini, mulai 10 April 2024 dan menjadi film yang telah lulus sensor untuk usia 17 tahun ke atas. (Ant/Z-1)
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
The Bluff membawa penonton ke Kepulauan Cayman, sebuah wilayah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Di sinilah kisah Ercell "Bloody Mary" Bodden dimulai.
Alur cerita film Sebelum Dijemput Nenek berfokus pada dinamika hubungan dua saudara kembar, Hestu dan Akbar, yang memilih jalan hidup bertolak belakang.
Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel diangkat dari novel best seller karya @Simpleman sekaligus menjadi film kedua dalam Sewu Dino Universe.
Trailer yang diunggah di saluran resmi studio tersebut menunjukkan bahwa versi Supergirl dalam DC Universe yang baru sangat berbeda dari yang klasik.
Film Pelangi di Mars direncanakan tayang di bioskop Indonesia pada 2026.
Musim terbaru serial Fallout yang sangat dinantikan ini akan terdiri dari delapan episode dan tayang perdana pada 17 Desember 2025.
Mengejar Restu menghadirkan kisah tentang kekuatan dan keteguhan hati seorang perempuan dalam menghadapi konflik, pilihan hidup, serta realitas yang kerap tak mudah dijalani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved