Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Trailer Film Sebelum Dijemput Nenek Dirilis, Angkat Konflik Keluarga dan Mitos Lokal

Basuki Eka Purnama
21/12/2025 19:05
Trailer Film Sebelum Dijemput Nenek Dirilis, Angkat Konflik Keluarga dan Mitos Lokal
Poster film Sebelum Dijemput Nenek(imdb)

RUMAH produksi Rapi Films resmi meluncurkan trailer dan poster film horor-drama terbaru mereka bertajuk Sebelum Dijemput Nenek* Film yang disutradarai Fajar Martha Santosa ini dijadwalkan menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 22 Januari 2026.

Produser Rapi Films, Sunil Samtani, menjelaskan bahwa perilisan cuplikan ini merupakan langkah awal untuk memperkenalkan karakter utama serta atmosfer cerita kepada publik. Melalui karya ini, Rapi Films berusaha menggabungkan unsur ketegangan dengan kedekatan emosional.

“Melalui Sebelum Dijemput Nenek, kami ingin menghadirkan hiburan yang menyenangkan sekaligus memberikan pengalaman sinematik yang berkesan bagi penonton,” ujar Sunil Samtani, dikutip Minggu (21/12).

Perseteruan Saudara Kembar

Alur cerita Sebelum Dijemput Nenek berfokus pada dinamika hubungan dua saudara kembar, Hestu dan Akbar, yang memilih jalan hidup bertolak belakang. 

Hestu memutuskan untuk merantau ke kota besar dan memutus total komunikasi dengan keluarganya. Sebaliknya, Akbar memilih tetap tinggal di desa demi merawat nenek yang telah membesarkan mereka sejak kecil.

Konflik antara keduanya mencapai titik didih ketika Hestu melontarkan sumpah bahwa ia hanya akan menginjakkan kaki di rumah jika sang nenek telah meninggal dunia. Nahas, sumpah tersebut menjadi kenyataan. Sang nenek wafat pada sebuah hari yang diyakini memiliki makna khusus atau keramat, memicu rangkaian peristiwa ganjil yang memaksa Hestu dan Akbar berpacu dengan waktu.

Perpaduan Teror dan Relasi Personal

Dalam cuplikan yang dirilis, penonton diperlihatkan potongan-potongan adegan yang mencekam serta dinamika para karakter pendukung yang memperkaya perjalanan cerita. 

Sunil menegaskan bahwa kekuatan utama film ini tidak hanya terletak pada unsur horornya, tetapi juga pada isu keluarga yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat.

“Film ini memadukan mitos yang dikenal luas dengan konflik keluarga yang personal, sehingga penonton dapat merasakan kedekatan emosional dengan ceritanya,” kata Sunil.

Proyek ini juga menjadi bukti komitmen Rapi Films untuk terus mengangkat budaya lokal dan memberikan panggung bagi talenta-talenta berbakat di industri perfilman nasional. 

Sunil berharap film ini dapat menjadi pilihan tontonan yang segar bagi masyarakat di awal tahun mendatang.

“Kami berharap Sebelum Dijemput Nenek dapat menjadi tontonan yang seru dan menghibur saat tayang di bioskop nanti,” pungkasnya.

Film ini didukung oleh deretan aktor populer dan komika ternama, di antaranya Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, Oki Rengga, Wavi Zihan, hingga Nopek Novian. 

Gabungan talenta ini diharapkan mampu menghidupkan naskah yang memadukan ketegangan dan drama secara apik pada 22 Januari 2026 mendatang. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik