Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
Film Jurassic World terbaru dikabarkan akan digarap oleh Gareth Edwards. Ia sebelumnya dianggap sukses menyutradari sejumlah film box office seperti Godzilla, Rogue One: A Star Wars Story, dan The Creator.
Saat ini Edwards sedang dalam tahap pembicaraan untuk mengambil proyek anyar Jurassic World. Edward mulai terlibat setelah David Leitch yang sebelumnya digadang-gadang menjadi sutradara memilih mundur.
Proyek Jurassic World terbaru pertama kali diungkapkan pada Januari dengan David Koepp sebagai penulis naskah. Sebelumnya, Leitch juga turut serta dalam pembuatan naskah Jurassic Park original pada 1993 serta The Lost World: Jurassic Park.
Baca juga : Jurassic World Dominion Bertahan di Puncak Box Office
Belum banyak detail yang dibocorkan mengenai proyek itu, termasuk judul resminya. Hal yang sejauh ini diketahui adalah film akan menghadirkan cerita dan karakter baru.
Aktor-aktor yang bermain dalam film sebelumnya seperti Chris Pratt dan Bryce Dallas Howard diperkirakan tidak akan kembali dalam film tersebut, termasuk para pemain film trilogi original yakni Jeff Goldblum, Sam Neill, dan Laura Dern.
Selain itu, satu informasi lain yang sudah pasti adalah film tersebut bakal dirilis pada 2 Juli 2025 mendatang. (Ant/Z-11)
Dilophosaurus sering digambarkan sebagai dinosaurus kecil penyembur racun dalam film Jurassic Park. Padahal, fakta ilmiah menunjukkan ia adalah predator besar dan gesit, tanpa racun
Tidak ada dasar ilmiah yang mendukung bahwa T. rex bersuara seperti keledai. Para pembuat film lebih berusaha menciptakan kesan "kehadiran" dinosaurus yang menggetarkan.
Dengan kepala kecil, leher panjang, dan sirip, plesiosaurus hidup pada periode Jurassic bawah atau sekitar 190 juta tahun lalu.
Temuan ini berbeda dari banyak asumsi sebelumnya bahwa mereka lebih mirip buaya, dengan gigi terbuka saat mulut tertutup dan tidak memiliki bibir
Film terbaru dalam serial tentang dinosaurus itu, yang keenam dalam rangkaian film Jurassic Park, sukses meraup pendapatan sebesar US$58,7 juta.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa IbuĀ bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved