Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
UANEA, sebutan bagi para penggemar IU bergembiralah karena solois Korea Selatan (Korsel) itu akan hadir di Jakarta membawa penampilannya yang luar biasa.
IU akan hadir di Jakarta dalam rangka 2024 IU H.E.R. WORLD TOUR CONCERT IN JAKARTA pada 27-28 April 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Konser tersebut menandai kembalinya artis terlaris di Korea ini untuk pertama kalinya dalam 5 tahun setelah perilisan album yang memecahkan rekor dan serangkaian single yang sukses serta mini album.
Lee Ji-eun, atau yang lebih dikenal dengan nama panggungnya IU, adalah penyanyi, penulis lagu, philanthropist, dan aktris Korea Selatan.
Baca juga : Coffee Strikes Rilis Single Lie
IU, yang berarti "Aku dan Kamu menjadi satu melalui musik", menunjukkan dedikasi dan cinta sang artis terhadap penggemar dan karyanya.
IU memulai debutnya dengan lagu Lost and Found pada 2008. IU meraih pengakuan nasional setelah merilis lagu hits-nya Good Day, singel utama dari albumnya pada 2010, Real.
Perilisan album itu menjadi jalan pembuka bagi kesuksesannya. Bahkan album ini menduduki peringkat nomor satu dalam daftar Billboard "100 Lagu K-Pop Terbesar 2010".
Baca juga : Yaya Bey Rilis Single Chasing The Bus
Gaya dan citra musik IU semakin berkembang dengan dirilisnya album studio ketiganya Modern Times (2013) yang menampilkan gaya yang lebih dewasa. Lagu Red Shoes dan Friday dari album itu juga mencapai berbagai puncak tangga lagu.
Album-album berikutnya termasuk Chat-Shire (2015) dan Palette (2017) sepenuhnya mengokohkan posisinya di antara penyanyi-penulis lagu perempuan terbesar dalam sejarah industri musik Korea Selatan.
Selain bakatnya dalam menyanyi dan menulis lagu, IU juga dicintai oleh penggemar di seluruh dunia karena penampilannya sebagai aktris dalam drama yang memenangkan berbagai penghargaan seperti Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo, Hotel Del Luna, dan My Mister.
Baca juga : Ribuan Orang Saksikan Konser untuk Uji Klinis Terkait Covid-19
Ketenaran secara nasional maupun globalnya, bersama dengan visual dan kepribadiannya yang menawan, telah membuat para penggemar dan masyarakat luas Korea Selatan menjulukinya sebagai "The Nation's Little Sister ".
Rilisan terbaru IU Love Wins All (2024) telah terbukti menjadi rilisan terbesarnya dan menunjukkan kualitas musik dan keseniannya yang tidak lekang oleh waktu.
Lagu grande pop ballad itu kini masuk dalam jajaran lagu populer di Korea Selatan sejak dirilis 24 Januari 2024 yang lalu.
Di chart Melon Top 100, lagu Love Wins All milik IU menjadi ratu dengan menduduki peringkat #1. Rilisan terbarunya telah membantu artis tersebut memecahkan rekor yang tak terhitung jumlahnya, seperti menjadi artis dengan debut nomor satu terbanyak di Billboard K-Pop Hot 100 Chart, atau menjadi artis solo Korea Selatan dengan jumlah kemenangan terbanyak di semua acara musik. (RO/Z-1)
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
King Nassar mengungkapkan bahwa dirinya menargetkan penurunan berat badan sebanyak 10 kilogram demi mendukung aksi panggungnya yang dikenal sangat energik.
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved