Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBEDAAN pendapat antar kubu saat Pemilihan Umum (Pemilu) lazimnya terjadi karena para pendukung kandidat capres-cawapres masing-masing menginginkan kandidat yang dijagokan menang.
Menyikapi hal tersebut, produser dan sutradara terkenal, yang terkenal dengan film-filmnya seperti "Pengabdi Setan" Joko Anwar melalui cuitannya di X menyampaikan bahwa hidup memang tentang membuat pilihan.
“Dalam hidup, kita selalu dihadapkan pada pilihan. Ada yang bermanfaat, ada yang mudharat. Ada yang halal, ada yang haram. Makanan, pekerjaan, dan sebagainya. Mungkin menguntungkan untuk waktu singkat. Tapi berbahaya untuk waktu yang lama. Korupsi, menipu rakyat, mungkin bikin kaya dan punya kuasa. Tapi, setelah mati, ada yang akan membalasnya. #ingatsiksakubur,” tulisnya
Baca juga : Joko Anwar Siapkan Film Siksa Kubur untuk Tayang Tahun Depan
Selain sebagai pengingat bagi para calon dan masyarakat yang tengah menjalani pemilu tahun ini, cuitan Joko Anwar juga menjadi ajang promo film terbarunya yang berjudul "Siksa Kubur".
“Ini adalah promo yang sunggung brilian,” kata @alisnaik
Postingan ini mendapat retweet sebanyak 459 dengan 1.267 likes yang membanjiri postingan dengan gambar yang mempunyai tulisan “Silakan Pilih yang itu tapi ingat Siksa Kubur”
Baca juga : Film Terbaru Joko Anwar, Siksa Kubur, akan Tayang pada 2024
“Bang coba kalo ada Siksa Kubur dua, bikin tema khusus untuk pemimpin dan pendukungnya yang dzalim,” tulis @martaboktelur
“Ini cocok di setel sebelum rapat DPR nih, biar tiap ambil keputusan ga asal,” tulis @PotonganFilmID. (Z-8)
Baca juga : Cara Unik Joko Anwar Cari Pemain Siksa Kubur
Al-Mulk: Baca, pahami, & amalkan! Surat pelindung dari siksa kubur. Raih keberkahan & ketenangan abadi.
Al-Mulk: Baca, pahami, & amalkan! Surat pelindung dari siksa kubur. Raih keberkahan & ketenangan abadi.
Joko Anwar mengatakan film Siksa Kubur mengajak penonton untuk menyetel ulang pemahaman skeptis mengenai konsekuensi dari suatu perbuatan dosa.
BINTANG film horor Siksa Kubur, Reza Rahadian, mengaku sebagai seorang muslim, ia percaya bahkan akan hal yang harus dilalui setiap manusia setelah kematian.
Setelah KKN di Desa Penari yang rilis di Lebaran 2022, berhasil mencetak rekor film terlaris, kini prekuel KKN dan Siksa Kubur sudah bersiap menebar kengerian di Idul Fitri 2024.
Film yang diproduseri Tia Hasibuan itu merupakan genre film horor religi yang berupaya menyampaikan pesan kepada khalayak
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
WACANA penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu nasional dinilai tidak bisa dipandang sekadar sebagai persoalan teknologi.
Pemerintah tengah mengkaji penerapan elektronik voting atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penerapannya tidak bisa tergesa-gesa.Â
Secara konstitusional, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD sama-sama dikategorikan sebagai proses yang demokratis.
Kodifikasi ini bertujuan menyatukan beberapa undang-undang yang selama ini terpisah menjadi satu payung hukum yang utuh.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved