Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MODEL dan pembawa acara Aubry Beer mengatakan, untuk menyiasati waktu bersama anak saat di rumah, dirinya dan suami kerap melakukan kegiatan rutin yang menjadi kebiasaan, salah satunya membaca buku cerita sebelum tidur.
"Kalau saya dan suami, karena berdua bekerja, jadi buat suatu ritual yang kita berdua komit lakuin buat anak jadi biasanya sebelum tidur saya dan suami di rumah bacain buku cerita, lalu saya pijat anak-anak, saya oles bagian dada dan leher," kata Aubry, Rabu (31/1).
Ibu dua anak itu juga menghindari gawai dan fokus menghabiskan waktu yang berkualitas saat sedang tidak bekerja.
Baca juga : Buku untuk Sahabat, Inisiatif Krispy Kreme Bantu Anak Kurang Mampu Miliki Akses Membaca Buku
Menurutnya, saat di rumah, fokus yang harus diprioritaskan adalah waktu bersama anak. Kerjaan bisa dinomor duakan.
Aubry mengatakan sebagai ibu yang bekerja tentu memiliki waktu yang terbatas bersama anak di rumah untuk menemani bermain. Sehingga, ia dan suami selalu mencari cara agar anak-anaknya tetap merasakan kehadiran dirinya meskipun sedang jauh, dengan selalu memantau kegiatan anak-anak melalui CCTV di rumah dan video call.
Ia juga merasa beruntung memiliki support system yang membantu ia dan suami untuk menjaga anak-anak saat ia sedang menjalani profesinya sebagai pekerja seni ataupun saat bekerja di kantor.
Baca juga : Mengedukasi Anak-anak Melalui Cerita Sangat Penting
"Saya dan suami, kalau bisa saat lagi break atau waktu senggang, video call sama anak-anak, make sure di CCTV apakah anak-anak aman, walaupun kita nggak bisa terus-terusan sama anak," katanya.
Ia juga percaya meskipun kuantitas atau jumlah waktu yang ia habiskan bersama anak sedikit, namun kualitas saat bersama anak yang paling penting yaitu dengan sentuhan dan kasih sayang yang penuh.
Dengan melakukan kegiatan rutin yang menjadi kebiasaan seperti membaca buku atau melakukan pijatan, Aubry mengatakan hal itu bisa menciptakan bonding yang kuat dan anak bisa merasakan kehadiran orangtuanya.
Baca juga : Tingkatkan Literasi, Big Bad Wolf Books Online Hadir di Awal Tahun 2022
"Karena walaupun waktunya sedikit kalau spending time dengan kualitas yang baik pasti anak akan merasa ibunya hadir, bukan cuma ibunya di rumah tapi sibuk sendiri pasti anak akan terasa, kalau saya walaupun sibuk bekerja tapi anak tetap nomor satu buat saya," pungkas Aubry. (Ant/Z-1)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved